Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Pesparawi Yo Bermazmur, jelang peresmian patung Yesus di Ifar Besar
  • Senin, 16 Oktober 2017 — 18:05
  • 2477x views

Pesparawi Yo Bermazmur, jelang peresmian patung Yesus di Ifar Besar

Pembangunan patung Tuhan Yesus di kampung Ifar Besar di danau Sentani masuk tahap akhir. Patung yang mulai dibangun tahun 2016 lalu akan diresmikan 30 Oktober mendatang. Menjelang peresmian tersebut, panitia akan menggelar Pesparawi Yo Bermazmur, 23-24 Oktober 2017.
Patung Tuhan Yesus yang dibangun di atas permukaan air di danau Sentani, tepat di depan kampung Ifar Besar - Jubi/IST
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi - Pembangunan patung Yesus di kampung Ifar Besar di danau Sentani masuk tahap akhir. Patung yang mulai dibangun tahun 2016 lalu akan diresmikan 30 Oktober mendatang. Menjelang peresmian tersebut, panitia akan menggelar Pesparawi Yo Bermazmur, 23-24 Oktober 2017.

Panitia pelaksana peresmian patung Yesus, Jimmy Yoku, menjelaskan kegiatan Yo bermazmur akan diikuti peserta dari semua denominasi gereja di Sentani. Lagu yang dilombakan menggunakan bahasa Sentani.

"Lagu wajib dan lagu pilihan yang akan dilombakan adalah Yo Bermazmur. Jika diartikan dalam bahasa Indonesia berarti kampung bernyanyi. Dengan yo bermazmur ini kami ingin bahasa Sentani menjadi bahasa yang wajib digunakan masyarakat disini, terutama generasi muda," jelas Jimmy, saat ditemui Jubi di Sentani, Senin (16/10/2017).

Persiapan untuk dua agenda besar ini sudah hamper 100 persen. Momentum yang akan dilalui adalah peresmian satu-satunya patung Yesus sebagai simbol awal penyebaran agama Kristen di danau Sentani yang dimulai dari kampung Ifar Besar.

"Patung Yesus ini akan mengingatkan kita semua bahwa kampung Ifar Besar menjadi awal sejarah penyebaran agama Kristen di pesisir danau Sentani. Untuk itu kita sangat berharap partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini," ujarnya.

Adolof, warga kampung Ifar Besar, mengaku sangat senang dengan adanya patung Yesus tersebut. Patung serupa pernah dilihatnya di gambar, yakni di Brasil dan di pulau Mansinam Manokwari.

"Patung ini akan menjadi kebanggaan masyarakat di pesisir danau Sentani. Lomba menyanyi dengan bahasa Sentani menandakan ada kepedulian masyarakat terhadap apa yang dibuat saat ini dan untuk mengenang jasa para pendahulu yang datang membawa terang keselamatan bagi seluruh keluarga kita yang di hidup dimasa itu," ungkapnya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Kurangnya lapangan kerja dan pergaulan bebas picu penyalahgunaan narkoba di kalangan muda

Selanjutnya

Wujudkan kabupaten layak anak, pencanangan harus dibarengi pembangunan fasilitas pendukung

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34384x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 22887x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18944x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe