Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Bali NTT
  3. YLKI NTT temukan pungli di hampir seluruh sektor
  • Kamis, 20 Oktober 2016 — 15:42
  • 1928x views

YLKI NTT temukan pungli di hampir seluruh sektor

Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Nusa Tenggara Timur Marthen Mulik menilai fenomena pungutan liar terjadi hampir di seluruh sektor, institusi, dan lembaga serta kantor maupun dinas dalam praktik pelayanan kepada publik.
Ilustrasi polisi sedang berbaris. YLKI NTT menemukan banyak pungli di sektor keamanan. -- tempo.co
ANTARA
Editor : Lina Nursanty

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Kupang, Jubi - Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Nusa Tenggara Timur Marthen Mulik menilai fenomena pungutan liar terjadi hampir di seluruh sektor, institusi, dan lembaga serta kantor maupun dinas dalam praktik pelayanan kepada publik.

“Sektor, lembaga, institusi, dan kantor serta dinas dan lembaga layanan jasa yang didata Ombudsman dan diduga melakukan pungli, antara lain kepolisian, PT ASDP Indonesia Ferry, Dinas Dukcapil Kota Kupang, Dinas Perhubungan (UPTD LLAJR), peradilan, sekolah, pemerintah desa/kelurahan dan Pelindo III Cabang Tenau Kupang," katanya, di Kupang, Kamis (20/10/2016).

Pungli yang diduga dilakukan di kepolisian, seperti terkait dengan pungutan pengurusan Surat Keterangan Tanda Lapor (SKTL) kendaraan plat luar NTT setiap tiga bulan sekali dengan besaran Rp 150 ribu sampai Rp 200 ribu per SKTL.

Selain itu, ada juga pungutan format gesek nomor rangka mesin sebesar Rp 25 ribu dan surat mutasi kendaraan sebesar Rp 200 ribu di Samsat dan pungutan pengesahan keabsahan BPKB yang dijadikan agunan bank/lembaga kredit lain sebesar Rp 100 ribu-Rp 200 ribu di Satlantas.

Begitu pula sekolah-sekolah yang diduga menjadi tempat pungli, seperti biaya bimbingan belajar (bimbel) kelas XII menjelang ujian nasional (UN), biaya UN, biaya fotokopi, makan dan lainnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Penundaan DAU sebabkan banyak proyek mangkrak

Selanjutnya

Pengangguran di Bali meningkat 6,76 persen

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34477x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23196x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19034x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15595x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe