Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. PIS dan KP2I sosialisasikan pecegahan kanker serviks
  • Jumat, 20 Oktober 2017 — 12:52
  • 1191x views

PIS dan KP2I sosialisasikan pecegahan kanker serviks

Komunitas Peduli Kesehatan Perempuan Indonesia (KP2I) bekerjasama dengan Papua Inti Seluler (PIS) menyelenggarakan sosialisasi pencegahan kanker serviks atau kanker leher rahim, di aula Balai Trans Sentani, Kamis (19/10/2017).
Tim medis dari KP2I saat bersiap menyampaikan materi dalam sosialisasi - Jubi/Yance Wenda
Yance Wenda
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi - Komunitas Peduli Kesehatan Perempuan Indonesia (KP2I) bekerjasama dengan Papua Inti Seluler (PIS) menyelenggarakan sosialisasi pencegahan kanker serviks atau kanker leher rahim, di aula Balai Trans Sentani, Kamis (19/10/2017).

“Kami adakan kegiatan ini untuk mengajak masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk mengetahui apa itu kanker serviks dan bagaiamana pencegahannya,” kata Direktur PT Papua Inti Seluler, Risma Suryani Arleza.

“Kegiatan ini kami lakukan di tiga tempat yakni kota dan kabupeten Jayapura, serta Keerom,” ucapnya menambahkan.

Risma mengatakan kegiatan seperti ini sudah lama ditunggu masyarakat, walau dari Dinas Kesehatan juga sudah melakukanya. Pada sosialisasi kali ini, pihaknya juga melakuka tes ifa, tes deteksi dini kanker serviks, kepada peserta yang bersedia.

“Tes ifa ini dibantu puskesma Sentani Kota. Kami juga berikan kemudahan bagi yang punya kartu BPJS, bisa periksa langsung dan gratis,” jelasnya.

Sementara itu, kepala tim medis KP2I, Rudi Hartono, mengatakan penting bagi kaum perempuan untuk sedini mungkin mengetahui apa itu kanker serviks, karena penyakit ini praktis tidak memiliki gejala dan tanda-tanda spesifik.

“Untuk deteksi dini kanker serviks bisa dilakukan papsmear, yakni pengambilan cairan di mulut dan dilakukan uji laboratorium apakah ada virus penyebab kanker serviks atau tidak,” katanya.

Ia juga mengatakan untuk mencegah supaya tidak terkena kanker serviks salah satunya adalah setia kepada pasangan dan tidak berganti-ganti pasangan, serta rutin melakukan pemeriksaan papsmear.

“Menjaga alat vital tetap sehat itu sangat penting. Virus ini menular melalui hubungan seks. Sekitar 80 persen penularan virus ini karena hubungan seks yang tidak aman. Faktor penyebab lain sangat kecil,” jelas Hartono. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Ciptakan keamanan kampus, Rektor Uncen siapkan tiga langkah prioritas

Selanjutnya

Tempat tidur bekas pakai di RSU Yowari, dibiarkan terbengkalai

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34305x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 22514x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18745x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe