Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Dana rujukan habis di RSUD Dekai, pasien diminta tanggung biaya
  • Senin, 23 Oktober 2017 — 12:51
  • 1266x views

Dana rujukan habis di RSUD Dekai, pasien diminta tanggung biaya

"Saat ini kami sibuk cari biaya tiket karena pihak RSUD Dekai mengatakan, pasien harus dirujuk ke Jayapura. Tetapi biaya tiket ditanggung sendiri, karena dana rujukan di RSUD Dekai sudah habis bulan ini," akunya.
Isael Lokon dan adiknya Peniel Lokon saat ditemui di RSUD Dekai - Jubi/Piter
Piter Lokon
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Yahukimo, Jubi – Pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dekai, Kabupaten Yahukimo, dikeluhkan pasien. Pasalnya, pasien rujukan diminta menanggung biaya tiket pesawat. 

Hal tersebut disampaikan salah satu keluarga pasien, Isael Lokon, kepada Jubi di RSUD Dekai, Sabtu (21/10/2017).

"Saat ini kami sibuk cari biaya tiket karena pihak RSUD Dekai mengatakan, pasien harus dirujuk ke Jayapura. Tetapi biaya tiket ditanggung sendiri, karena dana rujukan di RSUD Dekai sudah habis bulan ini," akunya.

Lanjutnya, saat ini ia tengah mendampingi adiknya, Peniel Lokon, yang mengalami pembengkakan perut.

"Ada banyak cairan yang harus disedot. Tapi harus di Jayapura. Saya tidak tahu harus mencari uang di mana untuk beli tiket," kata Isael, yang mengaku hanya tiga bersaudara dan yatim piatu ini.

Ia mengharapkan, pihak RSUD bisa melayani pasien yang kekurangan, dikarenakan rata-rata pasien hanya petani dan tidak memiliki pendapatan tetap.

"Semoga tidak menimpa orang lain yang mereka juga kesusahan," harapnya.

Sementara itu Kasubag Tata Usaha, RSUD Dekai, Aser Sobolim, mengatakan memang ia menerima laporan dari petugas yang biasa mengurus tiket pesawat, soal dana rujukan pasien yang kosong. 

“Kami dapat informasi dari petugas soal dana rujukan yang kosong. Karena itu kami menempel pengunguman yang saya tanda-tangani kemarin," terangnya.

Ia menambahkan soal kehabisan dana rujukan, karena rata-rata pasien di RSUD ialah pasien rujukan.

"Aturannya kalau pihak RSUD yang minta dirujuk, pasti menggunakan dana rujukan. Tapi kalau pasien yang minta, ya harus pasien yang tanggung. Tapi banyak pasien yang minta rujukan sendiri, dan biayanya disuruh tanggung RSUD, kami tidak bisa berbuat banyak karena itu dana rujukan cepat habis," sampainya.

Aser mengatakan akan memastikan ke bendahara, terkait habisnya dana rujukan. (*)

loading...

Sebelumnya

Pernikahan dini penyebab meninggalnya ibu hamil di Korowai

Selanjutnya

Kehadiran STAKPN diharapkan menjadi berkat bagi rakyat Papua

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23431x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19138x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15638x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12678x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe