Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. TKBM pelabuhan Bade kecewa, kantor hasil swadaya digusur pihak syahbandar
  • Kamis, 26 Oktober 2017 — 20:46
  • 1472x views

TKBM pelabuhan Bade kecewa, kantor hasil swadaya digusur pihak syahbandar

Puluhan tenaga kerja bongkar muat (TKBM) di pelabuhan Bade, distrik Edera, kabupaten Mappi mengungkapkan kekecewaannya lantaran kantor TKBM yang dibangun secara swadaya, digusur pihak kesyhabandaran tanpa alasan jelas.
Aktivitas bongkar muat barang di pelabuhan Bade, distrik Edera, kabupaten Mappi – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:32 WP
Features |
Senin, 17 Desember 2018 | 13:10 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Mappi, Jubi - Puluhan tenaga kerja bongkar muat (TKBM) di pelabuhan Bade, distrik Edera, kabupaten Mappi mengungkapkan kekecewaannya lantaran kantor TKBM yang dibangun secara swadaya, digusur pihak kesyhabandaran tanpa alasan jelas.

Seorang  mandor TKBM di pelabuhan Bade, Dominikus Famsiloy, kepada Jubi, Kamis (26/10/2017), mengatakan dengan digusurnya kantor tersebut beberapa tahun silam, para pekerja pelabuhan tak mempunyai tempat untuk duduk sekaligus mengumpulkan anggota untuk melakukan berbagai kegiatan.

Setelah kantor TKBM digusur, katanya, pihak keshyabandaran tak berpikir membangun kantor baru.

“Terus terang, kami merasa kecewa dengan petugas keshyabandaran,” ujarnya.

Mandor lainnya, Laurensius Kamkopimu, mengaku dengan tak ada kantor, mereka hanya membagi uang kepada para buruh di jalan maupun di pasar.

“Beberapa tahun silam, kami telah mempunyai koperasi. Namun sekarang sudah tidak berjalan lagi. Padahal manfaat koperasi sangat besar untuk bisa membantu para buruh,” tuturnya.

Laurensius berharap Pemerintah kabupaten Mappi dapat memberikan perhatian dengan menghidupkan kembali koperasi para buruh. Minimal ada dukungan dana diberikan agar dapat dibeli sejumlah kebutuhan pokok untuk dijual kembali kepada para buruh dengan harga terjangkau. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Listrik padam 10 hari, masyarakat Bade keluhkan kinerja PLN

Selanjutnya

Dana desa cair, puluhan rumah di kampung Gemikya direnovasi  

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23525x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19203x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15654x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12726x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe