Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Generasi muda adat gelar pelatihan jurnalistik
  • Senin, 30 Oktober 2017 — 08:06
  • 1046x views

Generasi muda adat gelar pelatihan jurnalistik

Kegiatan yang digelar 27 hingga 28 Oktober tempo hari itu sengaja mengambil tema Pemuda sebagai landasan perubahan dan adaptasi perubahan.
Peserta pelatihan Jurnalistik saat mengikuti arahan dari mentor -(Jubi Dominggus Mampioper)
Hengky Yeimo
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi- Generasi Muda Papua untuk Hak Adat (Gempha), membekali kemampuan anggotanya dengan menggelar pelatihan jurnalistik. Kegiatan yang digelar 27 hingga 28 Oktober tempo hari itu sengaja mengambil tema Pemuda sebagai landasan perubahan dan adaptasi perubahan.

"Kegiatan ini berjalan sesuai dengan program yang sudah ada di antara mengenai menulis," kata Ketua Generasi Muda Papua untuk Hak Adat (Gempha), Deckler I. C. Yesnath, kepada Jubi, Minggu, (29/10/2017).

Pelatihan jurnalistik yang digelar organisasinya itu bertujuan mendidik pemuda dari tujuh wilayah adat agar mereka mempunyai kemampuan menganalisa masalah menulis dan memecahkan masalah.

"Kami siapkan generasi muda juga agar mereka dapat mengangkat masalah yang ada di daerah. Sebab pandai ngomong belum tentu bisa menulis," katanya.

Salah seorang peserta pelatihan jurnalistik, Eko Baru mengatakan  dirinya termotivasi kegiatan karena selama ini terlalu banyak kesenjangan sosial. “Termasuk di sektor politik, lingkungan dan budaya daerah layak dituliskan,” kata Eko.

Ia ingin bisa menulis yang dinilai perlu keahlian dibanding menyampaikan lewat lesan. "Karena pandai bicara belum tentu saya pandai menulis,” katanya.

Menurut dia, materi pelatihan jurnlaistik yang yang ia terima Bagus. Ia berhap kegiatan itu bisa digelar dengan peserta lebih banyak.

Salah satu pembicara, dari pemimpin redaksi koran Jubi, Dominggus Arnold Mampioper, menyampaikan pelatihan jurnalistik sangat penting untuk generasi muda khususnya meningkatkan kemampuan menulis.

"Papua butuh penulis muda. Mereka perlu disiapkan walau mereka tak akan berkecimpung di dunia jurnalistik. Setidaknya mereka tahu bagaimana menulis," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Perisba bantu korban kebakaran Weref

Selanjutnya

Peringatan HUT ke 16, PGBP ajak jemaat bersyukur

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34068x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19036x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17659x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe