Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Wali Kota Jayapura : Saya tidak melarang orang menjual noken bermotif Bintang Kejora
  • Senin, 30 Oktober 2017 — 20:20
  • 4285x views

Wali Kota Jayapura : Saya tidak melarang orang menjual noken bermotif Bintang Kejora

"Wartawan yang menulis itu saya akan laporkan dia ke polisi untuk mempertanggungjawabkan apa yang dia tulis itu,” kata Wali Kota Mano, di hadapan kelompok mahasiswa yang datang ke Kantor Wali Kota untuk berdemo menolak peredaran minol di Kota Jayapura.
Wali Kota Benhur Tomi Mano saat melakukan Inspeksi mendadak di Taman Imbi, Jumat, (13/10/2017) - Jubi/Hengky Yeimo
Hengky Yeimo
Editor : Victor Mambor

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano membantah jika dirinya disebut melarang mama-mama Papua menjual noken bermotif Bintang Kejora seperti yang diberitakan media ini sebelumnya.

“Saya tidak melarang orang menjual noken bermotif Bintang Kejora. Wartawan yang menulis itu saya akan laporkan dia ke polisi untuk mempertanggungjawabkan apa yang dia tulis itu,” kata Wali Kota Mano, di hadapan kelompok mahasiswa yang datang ke Kantor Wali Kota untuk berdemo menolak peredaran minol di Kota Jayapura.

Menurut Mano, dia justru mengatakan kepada mama-mama yang berjualan noken bermotif Bintang Kejora untuk tetap menjualnya tapi hati-hati.

“Mama itu yang bilang pada saya, anak, saya jual ka? Mama jual saja. Saya tidak melarang dia,” ungkap Mano.

Karena berita tersebut, menurutnya ia didemo mahasiswa yang melarangnya masuk ke kampus.

“Ini kan (merugikan) nama baik saya. Tidak boleh seperti itu. Dan itu tidak benar,” lanjutnya.

Mama-mama penjual noken itu, menurut Mano seratus persen mendukung dirinya sebagai wali kota Jayapura.

Untuk diketahui, berita yang disiarkan pada tanggal 13 Oktober yang berjudul “Jayapura larang Noken motif Bintang Kejora” menyebutkan Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano meminta agar mama mama penjual Noken tidak menjual noken bermotif Bintang Kejora.

“Saya minta mereka jangan perbanyak Noken Bintang Kejora. Dan mama itu mendengar apa yang saya bilang," kata Wali Kota Mano Kepada wartawan usai melakukan inspeksi mendadak di Taman Imbi, Jumat, (13/10/2017).

Menanggapi pernyataan Wali Kota Jayapura ini, Penanggungjawab tabloidjubi.com, Victor Mambor mengatakan sudah menjadi hak seorang warga negara untuk menyampaikan keberatannya terhadap pemberitaan menyangkut dirinya. Hak itu dijamin dalam UU Pers No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Pasal 1 ayat 11 sampai 13 menjelaskan hak tersebut, yakni hak jawab dan hak koreksi. Silahkan menyampaikan hak jawab maupun hak koreksi sesuai undang-undang itu. Dan sebuah media pun berkewajiban memuat hak jawab dan melakukan koreksi jika ada yang salah dalam pemberitaannya,” kata Mambor. (*)

loading...

Sebelumnya

Ketua DPRP: Pemkot perlu benahi permukiman penduduk

Selanjutnya

Pemimpin Kabupaten Jayapura final, pihak tertentu diharap tak berpolemik

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23373x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19101x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15621x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12630x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe