Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Polda Metro Jaya tangguhkan penahanan 11 warga Tolikara
  • Selasa, 31 Oktober 2017 — 22:30
  • 1887x views

Polda Metro Jaya tangguhkan penahanan 11 warga Tolikara

"Kita ingin kondisi di Tolikara aman, karena kini masyarakat Tolikara kekurangan bahan makanan akibat jalan yang menghubungkan Kota Wamena, Jayawijaya dengan Tolikara dipalang," kata Kombes (Pol) A.M. Kamal, Selasa (31/10/2017).
Warga Tolikara ketika memalang jalan di Kampung Minage, Tolikara, yang merupakan akses antara Tolikara ke Wamena, Jaya Wijaya - Sumber foto Page Polda Papua (FB) 
Arjuna Pademme
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menangguhkan penahanan 11 warga Kabupaten Tolikara, Papua yang ditahan pascapengrusakan Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) beberapa waktu lalu.

Penangguhan penahanan 11 warga Tolikara itu dilakukan Polda Metro Jaya setelah Kapolda Papua, Irjen (Pol) Boy Rafli Amar melakukan negosiasi. 

Kabid Humas Polda Papua, Kombes (Pol) A.M. Kamal mengatakan, kini tujuh dari warga itu sudah berada di Jayapura, sedangkan empat lainnya berada di Jakarta, karena mereka kuliah di sana.

Rencananya dalam beberapa hari tujuh orang tersebut bersama seorang pendamping, akan diberangkatkan ke Tolikara untuk bernegosiasi dengan warga yang memalang jalan di Kampung Minage, Kabupaten Tolikara.  

"Kita ingin kondisi di Tolikara aman, karena kini masyarakat Tolikara kekurangan bahan makanan akibat jalan yang menghubungkan Kota Wamena, Jayawijaya dengan Tolikara dipalang," kata Kombes (Pol) A.M. Kamal, Selasa (31/10/2017).

Menurutnya, ketika polisi bernegosiasi dengan warga yang memalang jalan, mereka meminta 11 orang yang ditahan Polda Metro Jaya dibebaskan. Karena permintaan itu, sehingga Kapolda Papua berupaya berkoordinasi dengan Kapolda Metro Jaya.

"Kini sudah dilakukan penangguhan penahanan, sehingga kami harap 11 warga ini dapat memberikan pengertian kepada masyarakat yang memalang jalan, supaya palang dibuka," ujarnya. 

Jumat (27/10/2017), Kapolda Papua Irjen (Pol) Boy Rafli Amar berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya supaya penahanan 11 warga Tolikara yang ditahan Polda Metro ditangguhkan. 

"Untuk penangguhan penahanan tersangka yang kini ditahan di Polda Metro Jaya dengan catatan tidak mengulangi perbuatannya, atau kejahatan lain. Kami meminta saling bahu membahu bersama masyarakat lainnya untuk bersama-sama menciptakan Kabupaten Tolikara yang aman dan kondusif," kata Irjen (Pol) Boy Rafli pekan lalu. 

Ia juga meminta tidak ada lagi pemalangan jalan dan fasilitas umum lainnya yang dapat merugikan semua pihak. (*) 

loading...

Sebelumnya

Pilkada Papua diakui rawan konflik

Selanjutnya

Objek wisata di Papua disarankan dibenahi sebelum PON XX

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 33662x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17576x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 16877x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe