Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Di Korowai ditemui ibu hamil bergizi buruk dan anak kekurangan protein
  • Sabtu, 02 November 2017 — 07:02
  • 1245x views

Di Korowai ditemui ibu hamil bergizi buruk dan anak kekurangan protein

"Dari pendataan dan pelayanan di tiga kampung baik Danowage, Afimabul dan Sinimbutuk kami banyak menemukan anak-anak yang memang berambut merah dan itu salah satu ciri kekurangan protein. Karbohidrat mereka dapat dari sagu dan pisang tapi kalau protein kurang. Tetapi kami lihat di sini ada sumber protein yang banyak. Ada juga di ayam, ikan, udang, babi hutan, kasuari dan lainnya, namun jarang dikonsumsi masyarakat," katanya, Kamis, (2/11/2017), di Jayapura, Papua.
Penginjil Jimmy Weyato (baju  kuning) bersama Pdt. Trevor saat melakukan pelayanan kesehatan pada masyarakat Korowai di Kampung Ayak. - Jubi/Agus Pabika
Agus Pabika
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Tim terpadu Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua bersama Kementerian Kesehatan yang mendata dan melakukan pelayanan kesehatan di Korowai, banyak menemukan anak-anak kekurangan protein.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinkes, dr Aaron Rumainum, kepada Jubi beberapa waktu lalu di Danowage, Korowai Batu.

"Dari pendataan dan pelayanan di tiga kampung baik Danowage, Afimabul dan Sinimbutuk kami banyak menemukan anak-anak yang memang berambut merah dan itu salah satu ciri kekurangan protein. Karbohidrat mereka dapat dari sagu dan pisang tapi kalau protein kurang. Tetapi kami lihat di sini ada sumber protein yang banyak. Ada juga di ayam, ikan, udang, babi hutan, kasuari dan lainnya, namun jarang dikonsumsi masyarakat," katanya, Kamis, (2/11/2017), di Jayapura, Papua.

Lanjutnya, tim juga menemukan ibu hamil dengan gizi buruk. Beberapa anak juga belum diimunisasi.

"Tanda ibu hamil dan gizi buruk, kalau kita ukur lingkar lengan tangan atas kurang dari 35,5 cm dan yang kami dapat di sini ada 17 ibu hamil," sampainya.

Sementara itu penginjil di Korowai, Jimmy Weyato, berharap dengan adanya tim kesehatan di Korowai dapat membuka mata pemerintah setempat.

"Ini kedua kali tim kesehatan dari provinsi turun, semoga ini membuka mata kita semua untuk peduli sesama, karena ini yang menjadi bencana atau masalah besar di Korowai. Ke depan semoga ada tindak lanjut dengan rekomendasi yang sudah di buat tersebut," harap Jimmy. (*)

loading...

Sebelumnya

SD YPPK GB Jayapura undang petugas kesehatan beri pemahaman soal filariasis

Selanjutnya

Penyakit TBC dominan di Korowai

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34502x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23248x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19051x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15606x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe