Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Petugas kesehatan diharap kaderisasi penginjil dan tokoh masyarakat Korowai
  • Jumat, 03 November 2017 — 21:10
  • 1450x views

Petugas kesehatan diharap kaderisasi penginjil dan tokoh masyarakat Korowai

"Dengan adanya petugas kesehatan yang tinggal bersama masyarakat, petugas harus buat pengaderan kepada para penginjil atau tokoh masyarakat, supaya mereka paham bagaimana cara menangani orang sakit yang menderita sakit ringan," katanya.
Penginjil Korowai Jimmy Weyato memberikan vitamin kepada anak Korowai, ketika melakukan pelayanan kesehatan bersama Kopkedat Papua. - Jubi/Agus
Agus Pabika
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua yang bertugas di Korowai, diharap melakukan pengaderan para penginjil dan tokoh masyarakat, supaya mereka mengerti tentang bagaimana cara melayani kesehatan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Munular (P2M) Dinkes Provinsi Papua, dr Aaron Rumainum, kepada Jubi, umat, (3/11/2017), di Jayapura, Papua.

"Dengan adanya petugas kesehatan yang tinggal bersama masyarakat, petugas harus buat pengaderan kepada para penginjil atau tokoh masyarakat, supaya mereka paham bagaimana cara menangani orang sakit yang menderita sakit ringan," katanya.

Ia menambahkan di Puskesmas Yandiruma, hanya ada Puskesmas keliling (Pusling), kemudian pertugas pergi lagi.

"Ke depan Dinkes merekomendasikan agar dua petugas bisa ditempatkan dan tinggal bersama masyarakat, karena selama 2017, ada sembilan warga meninggal, di antaranya tujuh masih di bawah lima tahun, dan dua orang dewasa," katanya.

Sementara itu, Jimmy Weyato, berharap ke depan apa yang telah direkomendasikan dapat ditindaklanjuti.

"Selama ini tidak ada petugas kesehatan, penginjil yang selalu lakukan pengobatan di pos-pos di Korowai bersama Pdt. Trevor, dan kami lakukan pekerjaan ganda tanpa gaji, sebab yang kami utamakan nilai kemanusiaan dari nyawa saudara-saudari kami di Korowai, yang membutuhkan pelayanan kesehatan," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Kampung Burukmahkot tak ada petugas kesehatan, dana BOK terus mengalir

Selanjutnya

Kepala Kampung Puai jadi ujung tombak program KB

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34415x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23004x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18976x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe