TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Flosse dihukum karena curi barang-barang istana
  • Minggu, 23 Oktober 2016 — 11:34
  • 535x views

Flosse dihukum karena curi barang-barang istana

Mantan presiden Polinesia-Prancis, Gaston Flosse dituntut atas tindakan pencurian barang-barang milik Istana Negara Polinesia-Prancis.
Mantan presiden Polinesia-Prancis, Gaston Flosse. -- RNZI
RNZI
Editor : Lina Nursanty
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Tahiti, Jubi – Mantan presiden Polinesia-Prancis, Gaston Flosse dituntut atas tindakan pencurian barang-barang milik Istana Negara Polinesia-Prancis. Pencurian barang-barang tersebut terjadi selama ia menjabat sebagai presiden.

Flosse tak henti-hentinya menjadi buah bibir. Setelah terlilit kasus korupsi, pekan lalu ia mengalihkan dukungan politik kepada Nicolas Sarkozi jelang pilpres Prancis. Kini, Flosse dijerat kasus pencurian barang-barang koleksi istana yang tergolong antik.

Aparat kepolisian menemukan barang-barang antik koleksi istana senilai lebih dari 70.000 dolar AS itu di kediaman Flosse. Barang yang ia curi mayoritas terdiri dari barang antik yang terbuat dari keramik dan perak dari Tiongkok. Pengadilan menjatuhkan hukuman denda senilai  30.000 dolar AS kendati nilai barang yang dicuri lebih dari itu.

Jaksa mencoba naik banding dan menuntut agar pengadilan menjatuhkan vonis penjara selama satu tahun untuk Flosse. Namun, pengadilan tetap bersikukuh hanya menjatuhkan hukuman berupa denda.

Dalam pembelaannya, Flosse yang kehilangan jabatannya pada tahun 2014 karena korupsi, mengatakan bahwa barang-barang tersebut ia beli dengan uangnya sendiri.

Flosse dilarang menduduki jabatan publik di Polinesia-Prancis hingga tahun 2019. Di tengah tuntutan hukum akibat aksi pencurian barang milik istana, Flosse kini juga tengah mencoba mengajukan naik banding agar dirinya bisa kembali menduduki jabatan publik pada tahun 2018. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Terdakwa berpakaian tradisional, hakim batalkan pengadilan

Selanjutnya

Masyarakat adat Fiji protes program televisi

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe