Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Jayawijaya kekurangan dokter dan tenaga medis
  • Rabu, 08 November 2017 — 19:15
  • 1179x views

Jayawijaya kekurangan dokter dan tenaga medis

Tercatat tenaga dokter yang ada saat ini hanya 5 sampai dengan 6 orang dari 26 Puskesmas yang ada.
Pelepasan tim tenaga kaki telanjang Kabupaten Jayawijaya-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi –Kabupaten Jayawijaya saat ini masih kekurangan tenaga dokter dan tenaga medis lain, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di 40 distrik. Tercatat tenaga dokter yang ada saat ini hanya 5 sampai dengan 6 orang dari 26 Puskesmas yang ada.

“Dan kebanyakan itu dokter di Puskemas di kota yang praktek di Distrik,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jayawijaya,  Willy Mambieuw, kepada wartawan di Wamena, Rabu (8/11/2017).

Willy mengaku kekurangan bukan hanya tenaga dokter namun  tenaga kesehatan lain yang masih sangat minim. “Seperti bidan, perawat, ahli gizi. Untuk itu, perlu adanya penambahan tenaga kesehatan," ujar Willy menambahkan.

Menurut dia saat ini perlu penambahan tenaga kesehatan, sehingga Puskesmas yang belum teregistrasi bisa terdata dan terpenuhi tenaga dokter dari kementerian kesehatan.

"Saya rasa Puskesmas yang ada di wilayah Jayawijaya ini perlu didorong, agar dapat teregistrasi dari kementerian,” katanya.

Dalam registrasi itu, lanjutnya, minimal dalam satu Puskesmas harus ada satu tenaga dokter tetap ditambah dengan tenaga kesehatan lain. Namun, saat ini yang menjadi kendala biaya perekrutan tenaga dokter  dan perawatnya juga masih kurang.

“Saat ini untuk Puskesmas yang sudah melayani rawat inap sendiri di Jayawijaya baru dua yakni di Distrik Assologaima dan Bolakme,” katanya.

Wakil bupati Jayawijaya, Jhon R Banua menyatakan telah mengitrim tim petugas kaki telanjang untuk pemenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat yang berada di kampung dan distrik jauh.

“Pengiriman itu karena beberapa distrik yang ada di pinggiran masih sangat membutuhkan tenaga kesehatan,” kata Jhon R Banua. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Pemerintah bantu bahan bangunan masyarakat kampung

Selanjutnya

Festival seni kreasi Papua XVIII angkat tema kebersamaan

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23431x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19138x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15639x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12679x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe