Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Papua Bangkit
  3. Dinas Peternakan kembangkan bibit sapi di Hinterland
  • Senin, 24 Oktober 2016 — 13:50
  • 598x views

Dinas Peternakan kembangkan bibit sapi di Hinterland

Dia menambahkan, pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Papua juga telah memesan patok, "Jadi jangan sampai ini menjadi masalah baru lagi ketika pemerintah ingin menanam patok batas," tambahnya.
Ilustrasi sapi ternak - Dok. Jubi
Alexander Loen
Editor : Angela Flassy

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Dengan telah dibayar lunas tanah Hinterland yang berlokasi di Kampung Karya Bumi, Distrik Namblong, Kabupaten Jayapura seluas 44.88 hektar, Dinas Peternakan Provinsi Papua akan mulai mengembangkan pembibitan ternak sapi di wilayah itu.

Kepala Dinas Peternakan Provinsi Papua, Petrus Pasereng mengatakan selama 42 tahun programnya sudah ada di kawasan itu, namun karena hak hak masyarakat belum terselesaikan membuat program pemerintah tidak berjalan baik.

“Dengan hadirnya Dinas Peternakan di daerah ini, masyarakat lembah Grime bisa mengenal yang namanya ternak sapi. Dengan demikian kami akan manfaatkan kembali seoptimal mungkin tanah yang sudah diserahkan sepenuhnya oleh masyarakat,” Petrus kepada wartawan, di Jayapura, Minggu (23/10/2016).

Sebagai langkah awal, tahun depan pihaknya akan lebih dulu memagar seluruh kawasan aset hinterland yang akan ditempati, sehingga tak ada lagi aktivitas masyarakat di lokasi tersebut.

Dia menambahkan, pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Papua juga telah memesan patok, "Jadi jangan sampai ini menjadi masalah baru lagi ketika pemerintah ingin menanam patok batas," tambahnya.

Sementara itu, Ketua tim ganti rugi tanah Hinterland, Bernadus Sanggrangwai meminta Dinas Peternakan untuk bisa segera menindaklanjut sertifikasi tanah yang ada sehingga pembangunan di sektor peternakan sapi bisa dijalankan kembali.

"Ini harapan kami para ondoafi, kepala suku hari ini sudah melakukan tanda tangan berarti telah menyetujui tanah itu dilepas untuk pembangunan," kata Bernadus.

Hal senada dilontarkan Ondoafi Kwansu, Ismail Bano. Ia mengaku siap mendukung seluruh program pemerintah provinsi Papua di tanah hinterland.

"Dengan penyelesaiaan pembayaran ini, kami dari kampung adat lima suku menyampaikan banyak terimakasih dan siap mendukung program pemerintah di atas tanah itu," kata Bano. (*)

loading...

Sebelumnya

BP2KP klaim sosialisasi pembangunan rel kereta api tak temui kendala

Selanjutnya

Kelengkapan pakain dinas jadi perhatian Pemprov Papua

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34342x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 22703x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18851x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe