Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Saireri
  3. Ironis, satu sekolah di Biak Numfor ditangani kurang dari tiga guru
  • Kamis, 16 November 2017 — 12:48
  • 1939x views

Ironis, satu sekolah di Biak Numfor ditangani kurang dari tiga guru

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, megakui saat ini masih banyak sekolah di daerah terpencil dalam wilayahnya yang masih krisis tenaga pengajar atau guru.
Ilustrasi, peserta didik di salah satu kampung di daerah pedalaman Distrik Waan, Kabupaten Merauke – Jubi/Dok
ANTARA
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Rabu, 19 Desember 2018 | 06:43 WP
Features |
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:32 WP
Features |
Senin, 17 Desember 2018 | 13:10 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Biak, Jubi- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, megakui saat ini masih banyak sekolah di daerah terpencil dalam wilayahnya yang masih krisis tenaga pengajar atau guru. Bahkan disebutkan ada sekolah yang tenaga pendidiknya tak lebih dari tiga orang.

“Banyak ditemukan satu sekolah hanya diajarkan oleh satu atau dua guru, sehingga tidak maksimal menjalankan proses belajar mengajar,” kata Ketua Komisi III, DPRD Kabupaten Biak Numfor, Benyamin Maran, Kamis, (16/11/2017).

Menurut dia, keterbatasan guru yang dialami sejumlah sekolah di berbagai daerah terpencil di kabupaten Biak Numfor sangat berdampak langsung proses kegiatan belajar mengajar siswa di sekolah. “Makanya kami minta dinas pendidikan mengutamakan skala prioritas dalam penempatan guru,” kata Benyamin menambahkan.

Ia minta Dinas Pendidikan memprioritaskan sekolah terpencil  dalam kebijakan program guru garis depan. Tercatat Kabupaten Biak Numfor saat ini terdapat 80 guru yang disiapkan dalam salah satu program pendidikan itu.

Komisinya di lembaga wakil rakyat sangat mendukung program guru garis depan yang dilakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam rangka menjawab kebutuhan tenaga guru di Kabupaten Biak Numfor.

"Kami melihat langsung di lapangan banyak sekolah masih kekurangan guru sehingga program guru garis depan dapat meningkatkan kelancaran proses belajar mengajar," kata Benyamin menjelaskan.

Tahir, salah satu guru garis depan ditempatkan di Biak menyatakan siap menjalankan tugas sebagai tenaga guru di sekolah sesuai dengan penempatan Pemkab Biak Numfor melalui Dinas Pendidikan setempat.

"Saya pernah bertugas mengajar di sekolah distrik Biak Barat saat melaksanakan program sarjana mengajar mendidik daerah tertinggal," ujarnya.

Berdasarkan data berbagai sekolah di pedalaman terpencil Biak Utara, Biak Barat, Swandiwe, distrik Warsa, Bondifuar serta wilayah kepulauan Numfor, Padaido dan Aimando sekolah paling dominan masih kekurangan guru dalam menjalankan proses belajar mengajar. (*)

loading...

Sebelumnya

Biak terapkan layanan perikanan berbasis E-KTP

Selanjutnya

Jelang natal, RPK Nabire jual beras Rp 8.500 per kilogram

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23565x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19224x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15668x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12750x views
Domberai |— Senin, 10 Desember 2018 WP | 10854x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe