Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Pemuda Marind buka lahan pertanian delapan hektar
  • Jumat, 17 November 2017 — 15:06
  • 1832x views

Pemuda Marind buka lahan pertanian delapan hektar

Paulus Samkakai, seorang pemuda Marind, telah melakukan kerjasama dengan pemilik dusun maupun kepala kampung serta petugas penyuluh lapangan (PPL), membuka lahan pertanian seluas delapan hektar di kampung Senayu, distrik Tanah Miring, kabupaten Merauke.
Sejumlah siswa SMK distrik Tanah Miring kabupaten Merauke sedang menanam benih padi di kampung Ngguti Bob – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:32 WP
Features |
Senin, 17 Desember 2018 | 13:10 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi – Paulus Samkakai, seorang pemuda Marind, telah melakukan kerjasama dengan pemilik dusun maupun kepala kampung serta petugas penyuluh pertanian lapangan (PPL), membuka lahan pertanian seluas delapan hektar di kampung Senayu, distrik Tanah Miring, kabupaten Merauke.

Saat ditemui Jubi, Kamis (16/11/2017), Paulus menuturkan rencananya pekan depan, lahan seluas delapan hektar di kampung Senayu sudah dibuka sekaligus persiapan untuk musim tanam padi.

“Saya sudah bicarakan dengan pemilik dusun maupun Kepala kampung Senayu. Mereka merespon positif,”ungkapnya.

Paulus juga mengaku telah mengirim surat kepada Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan kabupaten Merauke, Edy Santoso, minta bantuan bibit padi dan pupuk untuk persiapan musim tanam.

“Kalau alat pertanian untuk membuka lahan, saya ada modal dan siap menyewa traktor  sekaligus membajak. Memang ini langkah awal yang saya rintis,” tuturnya.

“Apa yang saya lakukan ini sekaligus menunjukkan kepada orang bahwa masyarakat Marind juga mampu membuka lahan dalam skala luas untuk pengembangan pertanian. Apalagi lahan sangat cocok untuk areal persawahan sekaligus ditanami padi,” katanya menambahkan.

Dikatakan, dirinya tidak hanya ingin memfokuskan dengan mengerjakan proyek pemerintah.

“Lebih baik lahan kami yang sangat luas dan subur ini diolah untuk pertanian,” tuturnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Merauke, Edy Santoso, beberapa waktu lalu mengatakan pihaknya siap memberikan bantuan baik bibit maupun peralatan kepada siapa saja, termasuk orang asli Papua, yang membuka lahan pertanian.

“Kami akan bantu juga dengan penyuluh pertanian lapangan di masing-masing distrik guna melakukan pendampingan sekaligus memotivasi petani membuka lahan sekaligus ditanami padi,” ungkap dia. (*)

loading...

Sebelumnya

Kontraktor OAP disarankan kerjakan sendiri pekerjaan yang didapat

Selanjutnya

Gapeksindo Merauke usul nilai proyek bagi OAP dinaikkan

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23525x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19203x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15654x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12726x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe