Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Angkut kokain, empat pria dipenjara di Kaledonia Baru
  • Senin, 20 November 2017 — 07:53
  • 1110x views

Angkut kokain, empat pria dipenjara di Kaledonia Baru

Kapten yacht tersebut dihukum penjara selama tujuh tahun dan tiga orang lainnya selama enam tahun.
Sebuah yacht tertangkap membawa 1,4 ton kokain ketika dicegat angkatan laut Prancis didekat Tonga. – RNZI/ Kepolisian Nasional Kaledonia Baru
RNZI
Editor : Zely Ariane
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Noumea, Jubi – Pengadilan pidana Kaledonia Baru telah menjatuhkan hukuman penjara kepada empat orang yang tertangkap mengangkut 1,4 ton kokain dalam sebuah yacht dari Amerika Selatan.

Keempat pria asal Latvia dan Lithuania itu dicegat oleh angkatan laut Prancis didekat Tonga pada bulan Juli lalu.

Kapten yacht tersebut dihukum penjara selama tujuh tahun dan tiga orang lainnya selama enam tahun.

Tim pembela meminta pembebasan atas semua terdakwa.

Kiriman narkoba yang bernilai lebih dari AS $ 100 Juta itu dibakar di bawah keamanan ketat kepolisian Kaledonia Baru di fasilitas peleburan nikel SLN di Noumea.

Para terdakwa mengatakan mereka tidak tahu apa-apa tentang obat-obatan tersebut dengan mengklaim bahwa mereka telah menerima pembayaran sebesar lebih dari $2.000 sebulan untuk berlayar menggunakan kapal tersebut ke Australia yang akan dipugar nantinya.

Menurut surat kabar Nouvelles Caledoniennes, salah seorang narapidana itu baru berusia 18 tahun dan didorong oleh ayahnya untuk melakukan pekerjaan tersebut agar dapat bepergian ke luar negeri untuk pertama kalinya. Terdakwa lainnya mengaku dikirim ke Peru untuk memperbaiki mesin kapal dan akhirnya menjadi penyelundup obat-obat terlarang.

Menurut surat kabar tersebut, hingga sekarang masih belum diketahui siapa yang berada di balik sindikat penyelundupan narkoba itu.(Elisabeth C.Giay)

loading...

Sebelumnya

PM baru Kepulauan Solomon janji berantas korupsi

Selanjutnya

Sekolah larang penjualan junk food di kompleksnya

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 33889x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17881x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17088x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe