Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Sekolah larang penjualan junk food di kompleksnya
  • Senin, 20 November 2017 — 08:08
  • 1306x views

Sekolah larang penjualan junk food di kompleksnya

“Untuk merealisasikan visi ini, kami meminta kepada orang tua yang tersedia dan berminat untuk menjadi sukarelawan yang memasak makanan bergizi dari kebun sayur kami untuk anak-anak ini.”
Kepala Sekolah Palauli College Papalii Ene. – Talamua Media
Editor : Zely Ariane

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Apia, Jubi – Kepala sekolah dan guru-guru sekolah Palauli College di Apia telah mengambil keputusan untuk melarang penjualan makanan cepat saji atau junk food kepada siswa siswi mereka di kompleks sekolah itu.

Menurut kepala sekolah, Papalii Ene, idenya adalah agar anak-anak di sekolah mereka makan makanan yang sehat agar memiliki tubuh dan pikiran yang sehat.

“Kami percaya jika mereka memiliki pikiran dan tubuh sehat, tugas kami mengajar mereka akan jauh lebih mudah dan bahan pengajaran kami akan mudah diserap oleh mereka.”

Palauli College, menurut kepala sekolahnya, adalah sekolah pertama di Savaii yang mengambil langkah seperti itu dan dia berharap agar sekolah menengah dan sekolah dasar disekitar mereka di Satupa'itea mengikuti jejak mereka.

“Saat ini kami menginformasikan orang tua di daerah kami dan juga Satupa'itea agar kami semua bisa berkumpul dan mendukung sekolah kami dalam mencapai visi ini, menjadi komplek sekolah yang bebas junk food,” kata Kepala Sekolah Ene.

“Untuk merealisasikan visi ini, kami meminta kepada orang tua yang tersedia dan berminat untuk menjadi sukarelawan yang memasak makanan bergizi dari kebun sayur kami untuk anak-anak ini.”

Proyek Palauli College itu bertepatan dengan peringatan Pekan Kesehatan Nasional  oleh Menteri Kesehatan, dan Palauli College adalah salah satu penerima penghargaan dalam kampanye Kementerian yang berfokus pada mempertahankan kesehatan (masyarakat) sebagai fondasi yang kuat untuk pembangunan berkelanjutan.

“Bukannya kami menginginkan penghargaan, tapi kami merasa langkah seperti ini adalah sesuatu yang seharusnya dilakukan untuk beberapa waktu terakhir,” tambah Papali'i. “Namun mendapatkan pengakuan melalui penghargaan dari Kementerian Kesehatan adalah sebuah bonus.”

Papalii menambahkan bahwa memiliki siswa-siswi yang sehat akan menghasilkan pemimpin-pemimpin masa depan dari Palauli College.(Talamua Media/Elisabeth C. Giay )

loading...

Sebelumnya

Angkut kokain, empat pria dipenjara di Kaledonia Baru

Selanjutnya

Penyalahgunaan antibiotik berbahaya bagi kesehatan

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34453x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23131x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19012x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe