Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. BUMN bantu produksi kopi Wamena
  • Selasa, 21 November 2017 — 18:24
  • 1730x views

BUMN bantu produksi kopi Wamena

Langkah itu dilakukan lewat program mengangkat pemasaran kopi Arabika di Wamena.
Menteri BUMN, Rini Soemarno saat melihat mesin pengolahan kopi di Distrik Wolo-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendorong produksi kopi asal Wamena dengan mensinergitas seluruh lembaga milik negara. Langkah itu dilakukan lewat program mengangkat pemasaran kopi Arabika di Wamena.

“Kami mengajak petani kopi menggunakan peralatan modern yang diserahkan bagi kelompok tani dan pengusaha kopi di Distrik Wolo, Kabupaten Jayawijaya, agar hasil yang diperoleh sesuai dengan yang mereka inginkan,” kata Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M. Soemarno, saat kunjungan kerjanyadi  Distrik Wolo, Kabupaten Jayawijaya, Senin (20/11/2017).

Menteri Rini bersama sejumlah pimpinan BUMN mendatangi para kelompok tani di Distrik Wolo, melihat secara langsung sejumlah petani kopi yang pengelolaannya  secara modern. Sedangkan dorongan BUMN dilakukan dengan memberikan bantuan satu set alat pengelolaan kopi bagi kelompok tani di Wolo, serta satu unit kendaraan roda empat operasional bagi petani kopi.

“Sebelum diberikan mesin pengolahan kopi, petani masih menggunakan sistem olahan tradisional atau manual sehingga minat pengembangan kopi tidak berjalan baik,” kata Rini menjelaskan.

Menurut dia tehknologi sederhana hanya mampu menghasilkan produksi kopi satu kilo gram dalam dua hari. Namun dengan bantuan mesin diharapkan satu hari bisa memproduksi kopi olahan 100 kilogram.

“Ini bantuan yang nanti membuat produksinya semakin baik," katanya.

Menteri memastikan akan terus membangun kordinasi dengan berbagai badan usaha yang ada, untuk memberikan perhatian berupa bantuan bagi masyarakat di desa-desa penghasil kopi.

Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero), Kartika Wiroatmodjo mengatakan program itu dibuktikan dengan dibangun Rumah Kreatif BUMN.

 “Setelah kami melihat potensi kopi di Wamena dengan kualitasnya sangat tinggi,” kata Kartika.

Namun pengolahan kopi Wamena masih tradisional, sehingga harga yang diterima petani tidak tinggi. “Makanya kami coba bina bersinergi dengan BUMN lainya membuat suatu program membina para petani kopi di Jayawijaya ini,” katanya.

Pembinaan yang dilakukan dengan cara menggelar pelatihan sejak dari awal penanaman, pemeliharaan, cara memetik hingga pengolahannya menggunakan mesin.

Alat yang diberikan itu diharapkan bisa menjual hasil olahan kopi dengan harga tinggi. “Saat ini ada sekitar 30 kelompok tani kopi yang telah dibina,” katanya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

RBW bantu buku pelajaran anak di kampung Ayobaibur

Selanjutnya

Kuota BBM di Jayawijaya 990 kilo liter per bulan

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34402x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 22960x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18959x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe