Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Program pendidikan di kampung Muaif Demta belum jelas
  • Rabu, 22 November 2017 — 20:09
  • 1344x views

Program pendidikan di kampung Muaif Demta belum jelas

"Bangunan fisik sekolah di kampung ini masih ada, termasuk siswa dan juga tenaga pengajarnya. Hanya saja program pendidikan yang dilaksanakan disini bagi kami aparat pemerintah kampung belum mengetahui dengan jelas karena belum disosialisasikan," ujar Kepala Kampung Muaif, Yulianus Kekri.
Kondisi Sekolah Dasar Negeri di kampung Muaif distrik Demta kabupaten Jayapura - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi - Kepala Kampung Muaif distrik Demta, kabupaten Jayapura, Yulianus Kekri, mengatakan program pendidikan di kampungnya hingga saat ini belum jelas. Hal ini berkaitan dengan kondisi sekolah di kampung tersebut yang memprihatinkan.

"Bangunan fisik sekolah di kampung ini masih ada, termasuk siswa dan juga tenaga pengajarnya. Hanya saja program pendidikan yang dilaksanakan disini bagi kami aparat pemerintah kampung belum mengetahui dengan jelas karena belum disosialisasikan," ujar Yulius, saat ditemui di kampung Muaif, Rabu (22/11/2017).

Yulius menambahkan dengan adanya informasi dari pihak sekolah, pemerintah kampung dapat mensinergikan dengan bantuan dana desa, termasuk merenovasi bangunan sekolah serta melengkapi fasilitas pendukungnya.

"Alokasi dana desa ada untuk bidang pendidikan. Selama ini kami berikan adalah bantuan beasiswa bagi siswa SD sebesar Rp 300 ribu per siswa. Mereka yang duduk di bangku SMP dan SMA, kami langsung berikan ke masing-masing sekolah. Kondisi bangunan SD yang sangat memprihtinkan ini tidak bisa dibiarkan begitu saja," jelasnya.

Kepala Badan Musyawarah Kampung (Bamuskam) Muaif, Adrian Yambai, mengaku keterlibatan dan kehadiran tenaga pendidik di sekolah tersebut sangat minim. Akibatnya proses belajar mengar macet.

"Fasilitas pendidikan sangat penting bagi masa depan anak-anak kita di kemudian hari. Tetapi dengan kondisi seperti ini sangat diragukan keberhasilan pendidikan itu sendiri dapat tercapai di sekolah yang sudah puluhan tahun berada di kampung Muaif," ungkapnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Perindag pastikan pedagang di pasar lama Sentani akan dipindahkan 

Selanjutnya

PAUD Baith-EL kampung Ambora butuh renovasi ruang belajar 

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34047x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18777x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17602x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe