Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. BTF peluang emas bagi pelaku bisnis
  • Minggu, 26 November 2017 — 19:01
  • 1801x views

BTF peluang emas bagi pelaku bisnis

Peluang usaha baru melalui kerja sama business  to business di bidang investasi dan perdagangan itu diikuti oleh banyak pelaku usaha asal Papua maupun PNG.
Pameran pembangunan yang ramai dikunjungi warga - Jubi.Dok
Alexander Loen
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Border Trade Fair (BTF) RI-PNG dinilai memberi peluang emas bagi para pelaku bisnis. Peluang usaha baru melalui kerja sama business  to business di bidang investasi dan perdagangan itu diikuti oleh banyak pelaku usaha asal Papua maupun PNG.

“Selama pelaksanaan pameran pembangunan perbatasan telah terjadi komunikasi antara pelaku usaha dengan pengunjung dari dua negara,” kata Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua, Elia Loupatty, di Jayapura belum lama ini.

Elia berharap  BTF dan Negara-negara di  Pasifik Selatan akan mendorong peningkatan volume perdagangan bagi kedua negara, serta  dapat membangun ikatan kerja sama antara pelaku bisnis. Ia menyarankan agar pameran perbatasan ditindaklanjuti dengan langkah konkrit.

“Yang  dituangkan dalam program kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan di waktu mendatang,” kata Elia menjelaskan.

Kepala Biro Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Provinsi Papua, Suzanna Wanggai, menjelaskan Border Trade Fair RI—PNG dilaksanakan karena hubungan antara pemerintah RI dan pemerintah PNG yang semmakin baik dan erat.

“Kami melihat betapa pentingnya perlu ada satu kegiatan  yang bukan hanya sebuah fasilitas lintas batas  manusianya saja,” kata Suzanna .

Ia menyebutkan perlu dilaksanakan kegiatan  dalam hubungan kerja sama perdagangan lebih luas, apa lagi  di sela BTF telah dilaksakanan  pertemuan bisnis antara RI dan PNG.

“Intinya, kami sudah komitmen sebaiknya ada satu forum dapat mengakomodir pelaku usaha ekonomi antar kedua negara," kata Suzana.

Ada kemungkinan usai BTF ia akan menemui Pemprov Papua untuk  melakukan evaluasi bersama. Salah satunya  mengusulkan agar kegiatan  seperti itu menjadi agenda tahunan. (*)

loading...

Sebelumnya

Moratorium belum dicabut, Papua khawatir kekurangan ASN

Selanjutnya

Pembangunan perhubungan di Papua mengacu wilayah adat

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34456x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23140x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19013x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15585x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe