Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Festival Bahari Teluk Tanah Merah, promosi dan pembangunan infrastruktur penting
  • Selasa, 28 November 2017 — 09:34
  • 1129x views

Festival Bahari Teluk Tanah Merah, promosi dan pembangunan infrastruktur penting

Pelaksanaan Festival Bahari Teluk Tanah Merah (FBTTM) III tahun 2017 di pantai wisata Tablanusu telah usai pekan kemarin. Bagi seniman Papua, FBBTM ke depan mempunyai potensi cukup menjanjikan dan memberi dampak luar biasa bagi masyarakat lokal.
Lemonipis massal yang dilaksanakan para pengunjung FBTTTM saat Shandi Betay dan Trio Papua melantunkan lagu-lagu ciri khas Papua - Jubi/Engel Wally 
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP
Features |
Minggu, 09 Desember 2018 | 20:46 WP
Features |
Minggu, 09 Desember 2018 | 03:29 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi – Pelaksanaan Festival Bahari Teluk Tanah Merah (FBTTM) III tahun 2017 di pantai wisata Tablanusu telah usai pekan kemarin. Bagi seniman Papua, FBBTM ke depan mempunyai potensi cukup menjanjikan dan memberi dampak luar biasa bagi masyarakat lokal.

Sandhi Bettay, seniman Papua, mengatakan FBTTM akan menjadi luar biasa ketika infrastruktur jalan dan fasilitas pendukung lainnya dikelola serta ditata baik. Selain itu, promosi intens keluar negeri maupun dalam negeri akan menarik para wisatawan datang ke FBTTM.

"Pementasan secara tradisional seperti ini yang sangat unik dan menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Tinggal ditata kembali fasilitas pendukungnya, untuk tempat pergelaran stand dan panggung harus dibuat dengan baik kalau bisa ditambah rumah penginapan," ujar Shandi Bettay, di pantai wisata Tablanusu, yang selama gelaran FBBTM menghibur para pengunjung dan peserta dengan tembang-tembang lagu daerah yang berirama reggae, Sabtu ( 25/11/2017).

Hal senada juga disampaikan Dorkas Waaroi, salah satu pentolan Trio Papua  yang juga terlibat mengisi acara di FBTTM dari awal sampai akhir kegiatan. Menurutnya, konsep FBTTM yang harus ditonjolkan.

“Karena namanya festival bahari, maka yang ditonjolkan adalah potensi bahari dan kelautannya. Papua ini kaya akan sumber daya alam dari laut. Ini yang harus menjadi daya tarik para pengunjung kita, tidak hanya sebatas eforia dengan budaya saja. Sehingga ada dampak positif bagi masyarakat lokal yang tinggal dan hidup di pesisir pantai dan teluk Tanah Merah ini," jelasnya. 

Kehadiran Shandi Bettay dan Trio Papua (Dorkas Waroi, Jimmy Dio, Gracela ael ) cukup menghipnotis penonton serta pengunjung yang hadir di FBTTM, dengan tembang-tembang daerah mengajak semua pengunjung yang hadir untuk bergoyang bersama dalam nuansa Yospan dan lemonnipis. (*)

loading...

Sebelumnya

Festival Bahari Teluk Tanah Merah wujud pemberdayaan masyarakat

Selanjutnya

Iven budaya harus berdampak peningkatan ekonomi rakyat

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 32816x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 14703x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 14557x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe