Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Pemerintah Yahukimo belum tangani serius kerusakan jembatan Kali Pontoh 
  • Jumat, 01 Desember 2017 — 22:40
  • 2065x views

Pemerintah Yahukimo belum tangani serius kerusakan jembatan Kali Pontoh 

“Banyak langganan saya akhirnya lebih memilih naik ojek yang ada di area bandara, jadi pendapatan saya juga menurun," keluhnya.
Penumpang yang turun dari bus bandara berjalan kaki melewati jembatan Kali Pontoh - Jubi/Piter
Piter Lokon
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Yahukimo, Jubi – Sejak ambruknya jembatan Kali Pontoh yang menjadi satu-satu penghubung antara Bandara Nop Goliat Dekai dengan pusat kota, pada 28 November 2017, sampai hari ini, Pemerintah Kabupaten Yahukimo khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU), belum menangani dengan serius kerusakan jembatan.

Sopir angkutan kota di Dekai, Erius Kobak, mengatakan kendaraan roda empat dengan tujuan bandara Nop Goliat, masih kesulitan melewati jembatan, dan terpaksa memarkir kendaraan mereka di pinggir sungai.

"Penumpang harus berjalan," katanya, Jumat (1/12/2017).

Ia menambahkan, jembatan dengan bahan kayu itu memang telah dibangun dan digunakan cukup lama, sejak 2007.

“Karena rusak, banyak langganan saya akhirnya lebih memilih naik ojek yang ada di area bandara, jadi pendapatan saya juga menurun," keluhnya.

Sementara itu, Kepala Bandara Nop Goliat Dekai, Joko Harjani, mengatakan untuk mengatasi masalah penumpang, pihak bandara menyediakan satu bus di pinggir sungai, guna mengangkut penumpang yang hendak menuju bandara.

"Itu tanpa dipungut biaya,” katanya.

Lanjutnya, pihaknya juga telah berkomunikasi dengan bupati, terkait putusnya jembatan.

"Hasilnya, pemerintah akan mengalihkan aliran sungainya, sementara ini satu alat berat sedang bekerja," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Panwas dari 51 Distrik di Yahukimo dilantik

Selanjutnya

Penyelundupan ratusan vodka, Kapolres Jayawijaya : tak ada kaitanya dengan aviasi

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 33889x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17882x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17089x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe