Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Bantuan ternak babi di Jayawijaya menggunakan sistem gaduh
  • Senin, 04 Desember 2017 — 18:42
  • 1200x views

Bantuan ternak babi di Jayawijaya menggunakan sistem gaduh

Sistem gaduh adalah sistem bantuan bergulir  antar peternak usai bantuan pertama berkembang biak.
Illustrasi ternak Babi-Jubi/Ist
Islami Adisubrata
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP
Features |
Minggu, 09 Desember 2018 | 20:46 WP
Features |
Minggu, 09 Desember 2018 | 03:29 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi - Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya bakal menggunakan sistem gaduh untuk bantuan  ternak babi tahun 2018. Penyaluran bantuan ternak babi bagi masyarakat di daerah tersebut porsinya akan ditambah.

"Ternak ini kita gunakan sistem gaduh, jadi bagi ke masyarakat nanti setelah berkembang kita ambil untuk bagi ke yang lain lagi," kata Kepala Dinas Pertanian Jayawijaya, Hendri Tetelepta, di ruang kerjanya, Senin (4/12/2017).

Sistem gaduh adalah sistem bantuan bergulir  antar peternak usai bantuan pertama  berkembang biak. Tercatat bantuan ternak babi yang akan disalurkan bagi masyarakat Jayawijaya pada 2018 kurang lebih 60 pasang.

Hendri masyarakat yang berhak menerima bantuan ternak babi adalah mereka yang memenuhi syarat. “Misalnya memiliki kandang babi dan ketersediaan pakan yang cukup seperti kebun umbi,” kata Hendri menambahkan.

Menurut dia, lembaganya tidak bisa membagi  jika dua hal itu tidak ada. Saat ini  pemkab Jayawijaya merubah pola yang terjadi di masyarakat yang biasa memelihara babi di kebun diubah di kandang.

Sekretaris Daerah Jayawijaya, Yohanes Walilo mengatakan memberikan bantuan ternak babi kepada masyarakat, namun karena terbatas  harus membuat kelompok agar bantuan yang diterima menjadi milik bersama kemudian dikembangbiakkan dan dibagi.

"Bantuan ternak babi kalau dari SKPD itu ada, tetapi tidak banyak sehingga nanti titik  mana itu dari dinas yang tahu,” kata  Walilo .

Menurut dia, pemerintah provinsi Papua juga memberikan bantuan , namun jumlahnya ia belum tahu. Pemkab Jayawijaya akan mensurvei melihat kelompok mana yang berhasil. (*)

loading...

Sebelumnya

Generasi muda Jayawijaya diajak menjauhi hal negatif

Selanjutnya

Gobalimo ditetapkan sebagai sentra bawang merah dan cabai

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 32729x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 14525x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 14255x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe