Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nasional & Internasional
  3. Pesawat pembom Rusia kunjungi Biak dalam latihan militer
  • Minggu, 10 Desember 2017 — 18:14
  • 2185x views

Pesawat pembom Rusia kunjungi Biak dalam latihan militer

Komandan mengatakan pesawat Rusia itu tidak diperlengkapi dengan radar, amunisi, atau kamera, karena pelatihan navigasi hanya meliputi pengecekan keakuratan penerbangan jarak jauh melewati lautan.
Pesawat pembom Rusia mengisi bahan bakar di lokasi yang tidak diketahui saat pelatihan militer – IST
Admin Jubi
Editor : Zely Ariane

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jakarta, Jubi – Menteri Pertahanan Rusia mengatakan pesawat pembom strategisnya terbang ke Indonesia pada 5 Desember lalu, dalam kunjungan yang memamerkan upaya Rusia memprojeksi kehadiran militernya diluar wilayah perbatasannya sendiri.

Menteri menyebutkan pesawat pembom strategis (Tu-95) mendarat di Pulau Biak itu ditemani oleh dua alat transportasi heavy-lift Il-76 yang membawa barang-barang persediaan dan kru pendukung.

Menurut dia pembom itu terbang dari wilayah bagian timur Rusia dan mengisi bahan bakar di wilayah udara Pasifik dengan bantuan Il-78 tankers yang berlangsung mulus.

Kunjungan pembom itu, yang dapat membawa senjata nuklir, tampaknya bertujuan untuk memamerkan kekautan militer Rusia yang sedang tumbuh dan ambisinya untuk melebarkan jejak ke seluruh dunia.

Dilansir RNZI (7/12), kehadiran militer Rusia di Biak, Papua minggu lalu dikatakan untuk kunjungan dan penerbangan biasa. Namun mengutip Jakarta Post, kehadiran dua pesawat pengangkut strategis Ilyushin-76 yang membawa 81 personel ke Bandara Frans Kaisiepo, Biak juga bertujuan untuk pelatihan militer.

Komandan Udara di Manuhua, Biak, Kolonel Fajar Adriyanto  mengatakan kepada reporter bahwa kunjungan itu adalah bagian dari kolaborasi antara militer Indonesia dan Rusia yang turut memilih Biak sebagai tempat pelatihan.

Komandan mengatakan pesawat Rusia itu tidak diperlengkapi dengan radar, amunisi, atau kamera, karena pelatihan navigasi hanya meliputi pengecekan keakuratan penerbangan jarak jauh melewati lautan.  

Ia memastikan pelatihan itu tidak memiliki tujuan lain selain membantu mempromosikan Biak sebagai daerah tujuan wisata.

He said the exercises had no other purpose, but would help to promote Biak as a tourist destination.

Juru bicara Bandar Udara Biak, Putukade Wempy memastikan para personel militer itu hanya akan kunjungi Biak hingga Sabtu lalu.(rferl.org/RNZI )

loading...

Sebelumnya

Inilah isi Komunike KTT pertama ULMWP di Vanuatu

Selanjutnya

Telegram AS buktikan konspirasi Indonesia, PBB, AS dan Belanda menjajah West Papua

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23314x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19073x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15611x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12605x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe