Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Dunia
  3. Gadis penampar tentara Israel dan ancaman Trump
  • Kamis, 21 Desember 2017 — 20:07
  • 3360x views

Gadis penampar tentara Israel dan ancaman Trump

Donald Trump mengancam akan memotong bantuan dana kepada negara-negara yang mendukung draf resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang meminta AS menarik keputusannya untuk mengakui Kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Ahed Tamimi, 17 tahun, aktivis Palestina ditangkap setelah videonya yang menampar tentara Israel beredar viral. AFP/Jubi
Editor : Syam Terrajana

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Tel Aviv, Jubi - Militer Israel memperpanjang masa penahanan Ahed Tamimi, 17 tahun, gadis Palestina yang menampar tentara dan merekamnya. Selain Ahed, aparat juga menahan ibunya, serta seorang sepupunya.

Ahed ditangkap otoritas Israel setelah menampar tentara di sebuah desa di Tepi Barat di rumahnya, Rabu (19/12) subuh. Peristiwa itu terekam dalam sebuah video yang belakangan beredar dan viral di media sosial.

Rekaman gambar yang ditayangkan Jumat pekan lalu itu menunjukkan dua gadis remaja Palestina mendekati dua tentara Israel sebelum salah satu dari anak perempuan itu mendorong, menendang, dan menampar seorang tentara.

Dua tentara yang saat itu tengah berjaga dan dilengkapi senjata berat tidak merespons perilaku gadis tersebut, yang dinilai berupaya memprovokasi aparat keamanan tersebut. Karena tak ditanggapi, kedua perempuan itu lantas bergerak mundur.

Setelah kejadian itu, pada Selasa (19/12), tentara Israel menggerebek rumah Tamimi dan menangkapnya. Sang ayah, Bassem, mengatakan para tentara juga turut menyita telepon, komputer, dan peralatan elektronik lain di rumahnya.

"Dan mereka tidak memberi alasan atas penangkapan Tamimi," kata Bassem seperti dikutip AFP pada Jumat (21/12).

Tak lama setelah Tamimi ditangkap, sang ibu juga turut diamankan tentara. Israel menyebut Tamimi bisa terancam tujuh tahun penjara karena tindakannya tersebut.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengancam akan memotong bantuan dana kepada negara-negara yang mendukung draf resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang meminta AS menarik keputusannya untuk mengakui Kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

193 negara anggota PBB bakal menggelar Sidang Umum Istimewa pada Kamis waktu setempat atas permintaan Yaman, Turki dan Organisasi Kerjasama Islam. Sidang yang jarang digelar ini bakal memvoting sebuah draf resolusi, yang diveto AS pada sidang Dewan Keamanan PBB pada Senin kemarin.

14 negara anggota DK PBB memvoting mendukung draf resolusi besutan Mesir soal status Kota Yerusalem meskipun draf itu tidak menyebut nama AS ataupun Trump.

Soal bantuan AS, menurut data 2016 dari lembaga bantuan pemerintah AS, USAID, negara ini telah menyalurkan bantuan sekitar US$13 miliar (sekitar Rp 177 triliun) untuk berbagai program bantuan ekonomi dan militer untuk negara-negara Sub-Sahara Afrika.

Sedangkan bantuan untuk negara-negara Asia dan Oceania sekitar $1,6 miliar (Rp21,7 triliun). Sedangkan negara-negara Timur Tengah dan Afrika Utara sekitar US$13 miliar (sekitar Rp177 triliun) dan Eropa serta Eurasia sekitar Rp20,4 triliun). (*)

Sumber: CNN Indonesia/Tempo.co
 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

loading...

#

Sebelumnya

Mengutuk Trump, dari Paus hingga partai komunis Israel

Selanjutnya

Ucapan Trump bakar kemarahan Afrika

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34141x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 20510x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17856x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe