Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Bank Papua targetkan kredit macet turun 5 persen
  • Kamis, 28 Desember 2017 — 23:05
  • 2217x views

Bank Papua targetkan kredit macet turun 5 persen

Upaya menurunkan NPLnya tersebut, dilakukan penagihan dan penjualan aset atau lelang yang ada jaminkan
Manajemen melakukan ujicoba penarikan uang di galeri ATM yang baru diresmikan, Jubi/ Sindung
Sindung Sukoco
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Rabu, 19 Desember 2018 | 06:43 WP
Features |
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:32 WP
Features |
Senin, 17 Desember 2018 | 13:10 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Manajemen Bank Papua mentargetkan Gross Non Performing Loan (NPL) atau kredit macet pada tahun 2018 mendatang turun 5 persen atau tinggal 10 persen dari angka kredit macet tahun 2017 yang mencapai 15 persen.

“Memang 15 persen secara gross, itu sudah turun dari awal tahun yang menyentuh 19,5 persen. Sedangkan nett-nya sudah 4 persen pada bulan ini, dan kami harap akan terus turun,” ujar Direktur Utama Bank Papua, F Zendrato kepada wartawan, disela-sela peresmian ATM Galeri Bank Papua, Kamis (28/12/2017)

Upaya menurunkan NPLnya tersebut, dilakukan penagihan dan penjualan aset atau lelang yang ada jaminkan. “Tak ada upaya lain selain metagih dan menjual yang dianggunkan. Saat ini ada beberapa yang akan kami lelang, itu semua sesuai dengan persyaratan hukum, kami juga memberikan kesempatan bagi debitur,” ujar  Zendrato, menambahkan.

Zendrato menyatakan pemberian kredit saat ini sangat selektif, terutama pembenahan pada pokok permasalahan seperti  standar operasional prosedur (SOP), sumber daya manusia, kebijakan atau aturan main kredit.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua hingga kini masih mendampingi Bank Papua  agar NPL berkurang dari angka kredit macet sempat mencapai 19 persen di awal tahun.

"Status NPL saat ini masih waspada, dan masih kita pantau, setiap dua minggu sekali, masih dilakukan pengawasan ketat terhadap Bank Papua,” ujar Kepala OJK Papua, Misran Pasaribu .

OJK berharap Bank Papua ini semakin membaik pada tahun 2018 mendatang . Ia mengakui saat ini kondisi  kredit bermasalah Bank Papua sudah mulai membaik dibanding enam bulan yang lalu.

“Selain itu angkanya pun terus menurun,” katanya.

OJK terus meminta manajemen Bank Papua tidak lagi menyalurkan kredit di luar wilayah Papua dan fokus untuk menyalurkan pembiayaan bagi pengusaha Papua. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Bank Papua belum bisa memastikan sponsori Persipura

Selanjutnya

Belasan ribu warga Kota Jayapura bakal menerima bantuan beras

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23610x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19246x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15692x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12763x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe