Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Meepago
  3. Tahun politik, tokoh Katolik Paniai ajak umat menjaga diri
  • Selasa, 02 Januari 2018 — 12:55
  • 7024x views

Tahun politik, tokoh Katolik Paniai ajak umat menjaga diri

Keterlibatan masyarakat hanya pada saat pencoblosan surat suara, selebihnya harus dibatasi.
lustrasi, masyarakat pedalaman,Jubi/Dok
Abeth You
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Paniai, Jubi - Tokoh agama Katolik di Dekenat Paniai, Papua, P. Michael Tekege Pr, mengajak umatnya mengevaluasi diri, terutama menjaga diri dengan baik pada tahun politik yang ditandai Kabupaten Paniai dan Deiyai melakukan Pilkada. 

"Banyak orang manfaatkan umat Katolik demi kepentingan mereka seperti kepentingan jabatan, proyek, uang dan sebagainya. Karena itu, saya minta umat Katolik dan masyarakat Paniai harus waspada selalu, tidak boleh terjebak dalam politik praktis,” kata Michael Tekege, Senin, (1/1/2018).

Michael  menjelaskan keterlibatan masyarakat hanya pada saat pencoblosan surat suara, selebihnya harus dibatasi. Maka, ia berharap pergantian tahun dapat dimaknai sebagai langkah merancang masa depan yang lebih baik dan produktif.

"Lakukan perenungan memaknai pergantian tahun dengan penuh keimanan, ketakwaan dan keikhlasan serta senantiasa mengharap pertolongan dari Tuhan Allah dalam suasana hati yang sejuk, tenang dan damai," ujar Michael menjelaskan. 

Ia berharap kandidat dan tim sukses tidak menghasut masyarakat yang hanya tahu berkebun. Hal itu sesuai kodrat manusia yang menjaga alam yang sudah indah menjadi lebih indah. Termasuk  menjaga masyarakat yang rukun, serta menyucikan seluruh semesta.

Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Boy Rafli menyebut Pilkada di tingkat kabupaten yang diprediksi rawan yakni di Kabupaten Mamberamo Tengah, Jayawijaya, Paniai dan Kabupaten Mimika.

Sedangkan tiga kabupaten lain yang juga akan melaksanakan pilkada yakni Kabupaten Biak Numfor, Deiyai dan Kabupaten Puncak.

“Potensi konflik pilkada lainnya yakni adanya pengaruh tokoh masyarakat atau kepala suku dalam menentukan pilihan,” kata Boy. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemkab Deiyai - Polres Paniai teken NPHD pengamanan Pilkada

Selanjutnya

ASN Kabupaten Dogiyai harus disiplin dan bebas Miras

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34471x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23177x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19030x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15593x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe