Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Permohonannya ditolak, pendukung Yumes datangi kantor Panwas
  • Jumat, 05 Januari 2018 — 17:03
  • 957x views

Permohonannya ditolak, pendukung Yumes datangi kantor Panwas

 Mereka minta penjelasan atas keputusan Panwaslu yang menolak  permohonan gugatan pasangan Yunus dan Mesak.
Aksi demo pendukung Yunus Matuan dan Mesak Wakerkwa di sekretariat Panwas Jayawijaya-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi – Massa pendukung bakal calon Yusak Matuan dan Mesak Wakerkwa (Yumes) yang gagal maju dalam pilkada Jayawijaya lewat jalur perseorangan, mendatangi sekretariat Panwas Jayawijaya, menggelar aksi demo damai.  Mereka minta penjelasan atas keputusan Panwaslu yang menolak  permohonan gugatan pasangan Yunus dan Mesak.

“Keputusan Panwas yang menolak gugatan pasangan Yunus dan Mesak ini dasarnya apa, sehingga kami meminta klarifikasi dan juga harus hadirkan Bawaslu pusat dan provinsi Papua,” kata Ketua tim relawan calon perseorangan Yunus Matuan dan Mesak Wakerkwa, Paskalis Martinus Oagay, Senin (8/1/2018).

Klarifikasi dari Panwas itu dinilai penting sebelum dibukanya pendaftaran calon dari jalur partai politik. Ia menilai keputusan penolakan gugatan tak menghadirkan Bawaslu itu akan dibalas dengan aksi pemalangan kantor paswas Jayawijaya saat pendaftaran calon dari partai.

“Kami akan lakukan pemalangan kantor panwas, tanggal 8 dan 9 nanti akan ada aksi besar-besaran dan boikot pilkada Jayawijaya,”  katanya.

Ketua Panwas Jayawijaya, Fredy Wamo mengatakan penolakan dilakukan melalui kajian mendalam  setelah mendengar dan mengkaji dari hasil musyawarah sengketa Pilkada yang diajukan. “Sehingga diputuskan menolak permohonan pasangan calon yang dituangkan di dalam SK,” kata Fredy .

Menurut dia, Panwaslu akan memberikan waktu tiga hari jika masih ada keberatan ke PTUN. Ia menjelaskan keputusan itu tidak mengikat tetapi masih ada celah hukum untuk dilakukan banding. “Untuk kembali bersengketa dengan KPU bukan Panwas,” ucap Fredy Wamo.

Ia menjelaskan Panwas sebagai lembaga pengawas bukan penyelenggara, sehingga apa yang diputuskan sesuai fakta yang digali dalam musyawarah. “Untuk hadirkan Bawaslu kami komunikasikan seperti yang dituntut tim pasangan calon, tetapi itu kembali ke Bawaslu lagi,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Selain fisik, DAK Jayawijaya untuk pengembangan ekonomi

Selanjutnya

Pendukung Yumes ancam memalang kantor Panwas Jayawijaya

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34424x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23037x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18982x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe