Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. KPU Jayawijaya miliki maskot dan lagu Pilkada 2018
  • Minggu, 07 Januari 2018 — 13:34
  • 1310x views

KPU Jayawijaya miliki maskot dan lagu Pilkada 2018

Maskot yang dipilih KPU dengan Honai Demokrasi atau yang disingkat dengan sebutan Hoder maskot ini bergambarkan sebuah boneka dengan bagian kepala berbentuk Honai dan di tangan kanan bagian jari jempolnya ada tanda hitam sebagai simbol pemilih.
Maskot “Hoder” pilkada Jayawijaya-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi – Komisi Pemilihan Umum Jayawijaya miliki maskot dan lagu Pilkada 2018, maskot dan lagu itu dilaunching bertepatan peresmian kantor KPU Jayawijaya yang baru, Sabtu (6/1/2018).

“Ini sebagai tanda dimulainya Pilkada Jayawijaya 2018 dan juga memperkenalkan maskot serta mars Pilkada,” kata Ketua KPU Jayawijaya, Adi Wetipo, saat meresmikan kantor KPU Jayawijaya, Sabtu (6/1/2018).

Maskot yang dipilih KPU dengan Honai Demokrasi atau yang disingkat dengan sebutan Hoder, maskot ini bergambarkan sebuah boneka dengan bagian kepala berbentuk Honai dan di tangan kanan bagian jari jempolnya ada tanda hitam sebagai simbol pemilih.

Adi Wetipo menyebutkan maskot Honai Demokrasi yang disingkat Hoder itu dapat menampung semua aspirasi dan kepentingan yang ada di Papua, khususnya di pegunungan tengah.

“Jadi, selama ini kantor KPU belum ada dan masih pinjam ke pemerintah daerah dan hari ini telah diresmikan, harapan kami kantor ini akan menjadi Honai demokrasi bagi rakyat di Jayawijaya,” kata Adi menjelaskan.

Sedangkan jingle atau mars Pilkada Jayawijaya dibuat oleh para musisi putra putri Jayawijaya selama hampir dua bulan. “Selesai dikerjakan dan sering diputar di RRI Wamena sebagai salah satu sosialisasi KPU menjelang pilkada 2018,” katanya.

Pencipta lagu pilkada Jayawijaya 2018, Jemon Asso, mengungkapkan awalnya lagu ini diciptakan sesuai permintaan dari KPU Jayawijaya sebagai mars Pilkada.

“Awalnya kami belum tentukan judul lagu ini dan hanya mars pilkada 2018 Jayawijaya saja, dan akhirnya saya beri judul  Hanoma Hano Motok  yang berarti Jayalah Selamanya,” kata Jemon Asso.

Menurut dia, lirik lagu itu diciptakan sendiri dan aransemen dilakukan bersama musisi lainya di Jayawijaya, sedangkan lirik lagu perpaduan bahasa Indonesia dan bahasa daerah.

“Pesan yang ingin saya sampaikan di lagu ini, bagaimana pilkada Jayawijaya di 2018 ini bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Selain itu mampu menemukan pemimpin daerah ini yang berpihak kepada masyarakat dan bisa menjalankan amanah dengan baik. (*)

loading...

Sebelumnya

KPU Jayawijaya mulai tempati kantor baru

Selanjutnya

Aparat keamanan Papua diminta mengedepankan kemanusiaan

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34420x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23017x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18979x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe