Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. KPU maksimalkan sosialisasi pemilukada di Papua
  • Senin, 08 Januari 2018 — 17:46
  • 1038x views

KPU maksimalkan sosialisasi pemilukada di Papua

"Anggarannya sudah diturunkan di kabupaten-kabupaten, karena KPU kabupaten yang dekat dengan pemilih. Kami hanya mengawasi, terkait kebijakan lembaga. Yang langsung bertemu dengan pemilih atau masyarakat adalah KPU di kabupaten," kata Tarwinto kepada Jubi, Senin (8/1/2017).
Ilustrasi pelaksanaan pemilukada di Papua - Jubi. dok
Arjuna Pademme
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua terus mengingatkan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) kabupaten/kota, agar memaksimalkan sosialisasi kepada pemilih jelang pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) tujuh kabupaten di Papua dan pemilihan gubernur Papua, tahun ini.

Komisioner KPU Papua, Tarwinto, mengatakan sosialisasi dilakukan oleh KPUD kabupaten/kota, lantaran mereka yang dekat dengan pemilih.

"Anggarannya sudah diturunkan di kabupaten-kabupaten, karena KPU kabupaten yang dekat dengan pemilih. Kami hanya mengawasi, terkait kebijakan lembaga. Yang langsung bertemu dengan pemilih atau masyarakat adalah KPU di kabupaten," kata Tarwinto kepada Jubi, Senin (8/1/2017).

Namun menurutnya, tahapan kini bertepatan pada awal tahun, sehingga belum ada pencairan anggaran, karena anggaran KPU mengikut aturan pemerintah daerah.

"Mungkin paling cepat Maret atau April baru anggaran cair. Ini problema kami. Tahapan kami tidak mengenal tanggal merah, tapi anggaran ini 'kan ada juga tanggal merah," ujarnya.

Meski begitu lanjut dia, sosialisasi di kabupaten mulai gencar dilakukan. Sudah ada beberapa kabupaten yang melakukan sosialisasi.

"Hanya saja, teman-teman di kabupaten juga 'kan menunggu anggaran. Kalau bergerak kemudian tidak ada anggaran, siapa nanti yang membiayai. Nanti bergerak, dikira calon yang membiayai," katanya.

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengatakan, pemerintah telah memetakan potensi konflik selama masa pemilukada serentak, 2018, salah satu daerah yang menjadi fokus adalah Papua.

"Perlu sosialisasi pemilukada serentak yang lebih masif di Papua, agar suasana pemilukada di sana kondusif. Jangan sampai yang kalah tidak menerima putusan MK. Mereka 'kan tidak paham, tahapan-tahapan hukum harus dipahami,” kata Tjahjo belum lama ini.

Namun Tjahjo optimis, secara umum pelaksanaan pemilukada serentak tahun ini akan berjalan lancar, melihat dari berbagai persiapan yang dilakukan pemerintah maupun penyelenggara pemilu. (*)

loading...

Sebelumnya

Masalah HAM Papua dirasa bisa selesai berdasarkan mekanisme internasional

Selanjutnya

Komisioner KPU Papua: Belum ada penyelenggara terindikasi tak netral

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23309x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19072x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15611x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12605x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe