Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Advertorial
  3. Sepanjang 2017, Jasa Raharja Cabang Papua salurkan santunan Rp 20,9 Miliar
  • Selasa, 09 Januari 2018 — 09:44
  • 1286x views

Sepanjang 2017, Jasa Raharja Cabang Papua salurkan santunan Rp 20,9 Miliar

Kepala Cabang Jasa Raharja Papua, Haryo Pamungkas, kepada wartawan, Senin (8/1/2018), mengatakan santunan tahun 2017 naik sebesar 24,86 persen dibanding tahun sebelumnya.
Pelayanan Jasa Raharja kepada masyarakat - Jubi/Sindung 
Sindung Sukoco
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Sepanjang tahun 2017, Jasa Raharja cabang Papua menyalurkan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) sebesar Rp 20,9 miliar.

Kepala Cabang Jasa Raharja Papua, Haryo Pamungkas, kepada wartawan, Senin (8/1/2018), mengatakan santunan tahun 2017 naik sebesar 24,86 persen dibanding tahun sebelumnya.

"Jumlah santunan yang dibayarkan selama tahun 2017 adalah Rp 20.904.238.153 dan terjadi kenaikan sebesar Rp 4.073.965.892 dari tahun lalu yang hanya sebesar 16.380.272.261," ujar Haryo kepada Jubi, Senin (8/1/2018).

Faktor utama kenaikan ini dikarenakan adanya kenaikan santunan korban kecelakaan penumpang umum dan korban kecelakaan lalu lintas jalan. Besaran kenaikan itu adalah untuk ahli waris, korban meninggal dunia santunannya sebesar Rp 50 juta dari sebelumnya sebesar Rp25 juta. 

“Begitu juga dengan korban cacat tetap maksimal santunan sebesar Rp 50 juta dari sebelumnya sebesar Rp25 juta,” ujarnya. 

Juga untuk penggantian biaya perawatan dan pengobatan maksimal santunannya sebesar Rp 20 juta dari sebelumnya hanya sebesar Rp 10 juta. Kenaikan serupa juga terjadi pada biaya penguburan dari awalnya sebesar Rp 2 juta naik menjadi Rp 4 juta.

“Kalau dari sisi korban ada penurunan 1742 orang yang disantuni pada tahun 2016 dan di tahun 2017 sebanyak 1605 jiwa,” lanjutnya.

Penurunan ini, kata Haryo, diakibatkan adanya jalanan yang padat karena banyak pemakai jalan  meski hal ini belum dibuktikan secara ilmiah.

“Dengan banyak pengendara alat transportasi maka mereka banyak berhati- hati,” tambahnya.

Karno, orang tua korban kecelakaan yang mendapat santunan dari Jasa Raharja, mengaku telah menyelesaikan semua persyaratan sehingga kini tinggal menunggu pembayaran dari Jasa Raharja.

“Anakku dua hari lalu kecelakaan di Sentani dan harus dioperasi. Saya urus administrasinya. Dari Jasa Raharja mungkin bisa dibantu,” ucapnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Kurang 24 jam, Jasa Raharja salurkan santunan kematian prajurit Yonif 751

Selanjutnya

Daftar ke KPU, pasangan Jhosua gunakan jalur darat dan laut

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34144x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 20537x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17870x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe