Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Ketua KPU Papua sebut ada dua cara memverifikasi ijazah paslon
  • Selasa, 16 Januari 2018 — 02:24
  • 1574x views

Ketua KPU Papua sebut ada dua cara memverifikasi ijazah paslon

Katanya, untuk syarat administrasi, sedikitnya 19 hal harus dipenuhi pasangan bakal calon di antaranya ijazah, kartu tanda penduduk, pajak, dan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN).
Ilustrasi demo di KPU Papua, Senin (15/01/2017), terkait adanya bakal calon gubernur Papua yang diduga berijazah palsu - Jubi/Arjuna
Arjuna Pademme
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Ketua KPU Papua, Adam Arisoi mengatakan, ada dua cara yang dapat dilakukan pihaknya dalam verifikasi faktual berkas administrasi bakal pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Papua, terutama terkait ijazah.

"Salah satunya, kami menyurati perguruan tinggi supaya menyiapkan infomasi, apakah calon itu benar-benar lulusan perguruan tinggi itu," kata Adam, Senin (15/01/2018).

Menurutnya, kalau masyarakat belum percaya, KPU akan masuk ke Dikti mengecek secara keseluruhan nama-nama lulus perguruan tinggi di Indonesia.

"Yang bersangkutan lulusan perguruan tinggi mana, jurusan apa, tahun berapa, namanya, nomor induk mahasiswa (NIM). Kalau di-enter dan keluar, berarti ada dalam basis data. Kami mau bagaimana lagi kalau sudah seperti itu," ujarnya.

Katanya, untuk syarat administrasi, sedikitnya 19 hal harus dipenuhi pasangan bakal calon di antaranya ijazah, kartu tanda penduduk, pajak, dan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN).

"Untuk LHKPN bakal paslon, yang lama sudah ada, tinggal diperpanjang saja. Semoga sudah selesai, karena punya paslon tinggal Pak Lukas Enembe dan pak Klemen Tinal yang belum, sementara diurus," ujarnya.

Ia mengatakan, kini tahap yang dilakukan KPU Papua adalah verifikasi faktual berkas administrasi bakal paslon.

"Kini tim kami ada yang ke Manado, Jakarta, dan Makassar. Uncen kami sudah masukkan surat. Verifikasi faktual ini satu bulan, kami mempersiapkan semua sampai selesai. 12 Februari 2018 sudah penetapan calon," ucapnya.

Ratusan orang dari Forum Peduli Demokrasi Papua demo damai di depan kantor KPU Papua, Senin (15/01/2018), mendesak KPU Papua transparan melakukan tahapan pemilihan gubernur (pilgub) dan wakil gubernur Papua, yang akan berlangsung, Juni 2018.

Salah satu perwakilan massa, Panji Agung Mangkonegoro dalam orasinya mengatakan, pihaknya minta KPU tegas melakukan verifikasi berkas administrasi kedua bakal pasangan calon (paslon), lantaran diduga ada salah satu bakal calon yang menggunakan ijazah palsu.

"Kami akan kawal semua tahapan yang berjalan. Kami minta KPU menjaga integritas informasi kepada publik dalam tahapan pemilukada ini. KPU harus mempublikasikan setiap hasil tahapan yang dilakukan," kata Panji.

Menurutnya, KPU RI sudah menyatakan pimilukada 2018, harus transparan, ini harus diikuti semua KPU daerah di seluruh Indonesia.

"Kami bukan mendukung salah satu kandidat, kami mendukung kedua kandidat, namun harus sesuai aturan. Forum ini ada, karena kami peduli demokrasi di Papua," ujarnya.

Jenderal lapangan forum, Yulianus Mabel mengatakan, pihaknya meminta KPU Papua profesional dan transparan melaksanakan tahapan. Netral dalam menyeleksi berkas administrasi balon cagub/cawagub Papua.

"Kalau ada masalah dalam berkas administrasi, dan KPU meloloskan itu, berarti KPU memelihara masalah di Papua. Kami mau memberikan masukan, kontribusi pikiran positif dalam pemilukada di Papua untuk melahirkan pemimpin Papua berkualitas," kata Mabel. (*)

loading...

Sebelumnya

KPU Papua didesak transparan dalam tahapan pilgub

Selanjutnya

Tim JWW akan minta rehabilitasi nama baik kandidatnya

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34375x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 22851x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18931x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe