Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Meepago
  3. Ini yang dilakukan pasangan Bupati dan wakil Bupati Dogiyai usai dilantik
  • Selasa, 16 Januari 2018 — 15:00
  • 1650x views

Ini yang dilakukan pasangan Bupati dan wakil Bupati Dogiyai usai dilantik

Yakobus Dumupa dan Oskar Makai dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai, pada 18 Desember 2017 oleh Gubernur Papua di Jayapura,
Bupati Dogiyai, Yakobus Dumupa dan Wabup, Oskar Makai sedang berada di tengah masyarakatnya baru-baru ini di Idakebo, Kamuu Utara – Jubi/Abeth You
Abeth You
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Paniai, Jubi - Sejak Yakobus Dumupa dan Oskar Makai dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai, pada 18 Desember 2017 oleh Gubernur Papua di Jayapura, langsung melakukan sejumlah tindakan  lewat beberapa  beberapa kegiatan yang dilakukan.

“Di antaranya menyiapkan dokumen APBD Tahun 2018 dan menggelar Sidang Pembahasan dan Pengesahan APBD Tahun 2018, dilanjutkan dengan evaluasinya pada 28 Desember 2017 di Jayapura,” ujar Bupati Dogiyai, Yakobus Dumupa, kepada Jubi, Selasa, (16/1/2017).

Dalam apel perdana tanggal 8 Januari 2018, sekaligus sebagai hari kerja pertama tahun 2018, Yakobus Dumupa,  menekankan kedisplinan kerja pegawai ASN. “Saya memerintahkan pintu pagar ditutup. Setelah selesai apel, saya menasehati dan memberikan sanksi kepada pegawai ASN yang terlambat dan tidak mengikuti apel,” ujar  Dumupa, menambahkan.

Pada hari pertama kerja itu ia menghadiri undangan DPRD Kabupaten Dogiyai menerima massa aksi demonstrasi dan mendengarkan aspirasi masyarakat Kabupaten Dogiyai berkaitan dengan Minuman Keras (Miras).

Sedangkan sehari berikutnya ia mengadakan pertemuan dengan semua pegawai ASN Kabupaten Dogiyai. Dalam pertemuan tersebut ia memaparkan secara rinci visi, misi dan program pembangunan Kabupaten Dogiyai serta menyampaikan beberapa tata tertib dan kode etik kerja pegawai ASN Kabupaten Dogiyai.

Bersama Wakil Bupati dan jajaran pemerintahan Kabupaten Dogiyai ia juga sempat memaparkan program pembangunan prioritas dan kedudukan lewat rapat koordinasi dengan DPRD.

Dumupa juga menggelar inspeksi mendadak selama tiga hari sejak 8 hingga 12 Januari 2018 di semua kantor pemerintahan, sekolah dan Puskesmas. “Saya mengecek kondisi gedung dan halaman kantor dan kedisiplinan kerja pegawai honorer dan pegawai ASN dalam bekerja. Syukur, ada peningkatan kebersihan kantor dan peningkatan kehadiran pegawai,” katanya.

Selama tiga hari itu Bupati dan Wakil Bupati menerima 187 tamu di kantor, terdiri dari tamu pegawai ASN pejabat maupun staf, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Dogiyai, Kepala Kampung, pimpinan dan anggota TNI dan Polri, pimpinan Bank Papua cabang  pembantu Moanemani, tokoh agama, pengurus organisasi perempuan, perwakilan mahasiswa, perwakilan pemuda anak-anak terminal dan masyarakat umum.

“Sebagai kepala daerah yang baru dilantik saya menekankan disiplin ASN, yakni waktu kerja pukul 08.00-15.00 WIT,”  kata Dumupa, menegaskan.

Dumupa meminta setiap pegawai ASN dan pegawai honorer dilarang meninggalkan Kabupaten Dogiyai selama hari kerja. “Kecuali urusan kedinasan dan urusan pribadi yang sangat penting atas izin pimpinan,” katanya.

Wakil Bupati Dogiyai, Oskar Makai, mengatakan  pegawai wajib perpakaian dinas dan membawa noken hasil produksi Kabupaten Dogiyai setiap hari kerja. “ASN dan pegawai honorer Kabupaten Dogiyai dilarang mengkonsumsi minuman keras,” kata Makai.

Sedangkan setiap kegiatan rapat  yang diadakan oleh instansi pemerintahan, wajib menyediakan konsumsi dengan menu makanan Mee  atau makanan khas Kabupaten Dogiyai. “Kebijakan-kebijakan itu akan diformalkan,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

PPS Kabupaten Paniai diminta membentuk petugas pemutahir data

Selanjutnya

Dua Paslon Parpol Pilkada Paniai lolos verifikasi administrasi

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 33964x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18232x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17321x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe