Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jawa
  3. Jateng distribusikan pupuk secara tertutup
  • Minggu, 30 Oktober 2016 — 16:28
  • 455x views

Jateng distribusikan pupuk secara tertutup

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana menerapkan distribusi pupuk bersubsidi secara tertutup guna mengantisipasi berbagai praktik penyimpangan dan pengoplosan.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. --tempo.co
ANTARA
Editor : Lina Nursanty
LipSus
Features |
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:32 WP
Features |
Senin, 17 Desember 2018 | 13:10 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Semarang, Jubi - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana menerapkan distribusi pupuk bersubsidi secara tertutup guna mengantisipasi berbagai praktik penyimpangan dan pengoplosan.

"Mendatang, pupuk bersubsidi nanti distribusinya saya pastikan tertutup rapat," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Semarang, Minggu (30/10/2016).

Ia menjelaskan bahwa distribusi pupuk bersubsidi di Jateng segera diatur melalui kartu tani yang akan disebarkan ke 22 kabupaten/kota, apalagi uji coba penggunaan kartu tani di Kabupaten Batang berjalan dengan baik.

Ganjar mengungkapkan, jumlah total petani di 22 kabupaten/kota mencapai 1,462 juta jiwa dengan luas lahan sekitar 821,43 ribu hektare.

Dari jumlah petani tersebut, sebagian besar lahan yang dimiliki petani per orangnya hanya kurang dari satu hektare sehingga petani akan dijadikan prioritas utama di dalam penerimaan bantuan pertanian dari pemerintah pusat maupun provinsi.

Petani dengan kepemilikan lahan kurang dari satu hektare menjadi perhatian utama dari Pemprov Jateng, khususnya dalam distribusi pupuk.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu berharap dengan adanya kartu tani, maka bantuan pertanian oleh pemerintah tidak salah sasaran karena di dalamnya sudah terdapat profil petani mulai dari luas lahan, jenis pertanian hingga kuota pupuk yang diterima.(*)

loading...

Sebelumnya

Penyelesaian jalan trans Yalimo-Mamteng butuh Rp180 miliar

Selanjutnya

Karantina diminta ciptakan form pengisian yang mudah

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23515x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19193x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15652x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12721x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe