Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Wabah campak di Asmat diharap tak dijadikan alat politik pilgub
  • Selasa, 16 Januari 2018 — 16:31
  • 1502x views

Wabah campak di Asmat diharap tak dijadikan alat politik pilgub

"Ini masalah kemanusiaan, jangan dijadikan alat politik menyerang lawan politik tertentu, khususnya dalam tahapan pilgub Papua," kata Kadepa, Selasa (16/01/2018).
Ilustrasi pilgub Papua - Jubi. Dok
Arjuna Pademme
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Legislator Papua yang membidangi politik, pemerintahan, hukum dan HAM, Laurenzus Kadepa mengingatkan berbagai pihak, terutama mereka yang berseberang pandangan politik, tidak menjadikan wabah campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat, sebagai alat menyerang lawan politik dalam masa tahapan pemilihan gubernur (pilgub) Papua kini.

"Ini masalah kemanusiaan, jangan dijadikan alat politik menyerang lawan politik tertentu, khususnya dalam tahapan pilgub Papua," kata Kadepa, Selasa (16/01/2018).

Menurutnya, semua pihak kaget saat media nasional pertama kali mempublikasikan wabah campak dan gizi buruk di Asmat yang menyebabkan 61 anak meninggal dunia sejak September 2017 hingga kini, dan ratusan lainnya menjalani perawatan.

Namun, kata dia, masalah ini tak ada kaitannya dengan pemilukada. Siapa pun dia, baik pemerintah pusat, pihak yang ada di provinsi, tidak dibenarkan menjadikan wabah di Asmat alat menyerang lawan politik, untuk kepentingan pihak tertentu, demi jabatan dan lainnya.

"Pemprov Papua perlu segera mengeluarkan rilis resmi kepada publik, karena tahun ini, tahun politik. Saya berterimakasih karena Kodam Cenderawasih, Polda Papua, dan Presiden Jokowi sudah mengirim tim kesehatan ke Asmat. Dinas Kesehatan Provinsi Papua juga kabarnya sudah membentuk tim turun ke Asmat," ujarnya.

Ia mengingatkan bupati Asmat, khususnya dan kepala daerah lain di Papua, ke depan lebih peka melihat kondisi masyarakatnya.

"Jangan ketika ada kejadian baru sibuk. Bupati ini yang lebih tahu kondisi masyarakatnya dan kondisi geografis daerahnya. Meski anggaran minim, namun harus dimaksimalkan," katanya.

Dikatakan, kalau ada kendala, bupati harus segera segera berkoordinasi dengan pihak provinsi hingga pemerintah pusat. "Apa yang bupati pikir setiap hari, bekerja untuk siapa? Meski dana minim kalau dimanfaatkan dengan baik, pasti bermanfaat. Ini semua kembali kepada kemauan kepala daerah," ucapnya.

Dilansir berbagai media, Bupati Asmat, Elisa Kambu mengatakan, pihaknya sudah menurunkan tim ke 224 kampung di 23 distrik, untuk melakukan pencegahan wabah campak lebih meluas.

"Kami membentuk empat tim untuk turun lapangan melakukan pencegahan dan pengobatan penyakit campak, juga memberikan makanan tambahan kepada balita dan anak-anak," kata Elias.

Menurutnya, hingga kini pihaknya masih mendata berapa warga yang meninggal akibat penyakit campak dan kasus gizi buruk.

"Tidak semua wilayah dapat dijangkau dengan mudah. Selain itu, tidak semua warga dapat ditemui di kampung, karena mereka sering ke hutan dan berpindah-pindah tempat tinggal," ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Tupoksi legislator Otsus tunggu surat keputusan DPRP

Selanjutnya

Pemerintah diingatkan tidak "tiba masa, tiba akal"

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 33719x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17674x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 16930x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe