Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Koperasi penting, tapi pasar diatur dulu
  • Kamis, 18 Januari 2018 — 12:13
  • 986x views

Koperasi penting, tapi pasar diatur dulu

Koperasi mama pedagang pasar Pharaa pernah ada. Tetapi koperasi tersebut sudah tidak aktif lagi tanpa alasan jelas. Mungkin karena pengurusnya tidak aktif atau kurangnya minat anggota untuk bergabung dalam koperasi tersebut.
Mama-mama pedagang di pasar Pharaa yang berharap koperasi di pasar tersebut diaktifkan kembali - Jubi/Engel Wally 
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Rabu, 19 Desember 2018 | 06:43 WP
Features |
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:32 WP
Features |
Senin, 17 Desember 2018 | 13:10 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi - Sejumlah pedagang di pasar Pharaa menanggapi positif rencana menghidupkan kembali koperasi di pasar tersebut. Namun mereka minta sistem dan semua fasilitas penunjang aktivitas jual beli di pasar harus dibenahi dulu.

"Koperasi pedagang sangat penting untuk menunjang aktivitas jual beli di pasar ini. Tetapi pasar ini juga harus dibenahi lebih dulu. Pasar ini masih dalam tahap pembangunan dan belum jelas pembagian tempat yang sesuai dengan jenis barang yang akan dijual," kata Maria, pedagang sagu di pasar Pharaa Sentani, Kamis (18/1/2018).

Dikatakan, koperasi mama pedagang pasar Pharaa pernah ada. Tetapi koperasi tersebut sudah tidak aktif lagi tanpa alasan jelas. Mungkin karena pengurusnya tidak aktif atau kurangnya minat anggota untuk bergabung dalam koperasi tersebut.

"Ketika ada koperasi, tugas pemerintah melalui instansi terkait harus rutin mendampingi dan memberikan dorongan bagi anggota-anggotanya. Paling tidak ada pelatihan atau kursus bagi setiap anggota dan juga pengurus sehingga pengelolaan koperasi dapat berjalan baik," ujar Maria.

Kepala UPTD Pasar, Daniel Sokoy, mengatakan pembentukan koperasi pasti dilakukan setelah pembenahan sistem dan pemenuhan semua kebutuhan serta fasilitas pendukung di dalam pasar Pharaa. 

"Untuk mewujudkan sistem perekonomian yang maju, butuh keaktifan serta partisipasi warga pedagang di pasar ini serta masyarakat umum. Sebelum koperasi diaktifkan kembali, sistem dan fasilitas pendukungnya harus dipersiapkan lebih dulu. Seperti tempat jualan, jenis barang dagangan, kesiapan pedagang, badan usaha, dan struktur pengurusnya. Pedagang juga sudah harus siap apa yang akan dijual atau dipasarkan. Ketika ada koperasi, status penjualan barang sudah bukan musiman lagi tetapi harus rutin," ungkapnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pembukaan masa sidang I DPRD Jayapura tahun 2018 

Selanjutnya

Pengembangan KEK di Jayapura terkendala infrastruktur jalan

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23631x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19264x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15696x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12766x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe