Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Komnas HAM Papua akan bentuk tim pantau pemilukada
  • Kamis, 18 Januari 2018 — 20:12
  • 997x views

Komnas HAM Papua akan bentuk tim pantau pemilukada

"Itu menjadi bagian dalam pelaksanaan fungsi pemantauan terhadap pemenuhan hak ikut serta dalam pemerintahan, dan pemilihan umum. Komnas HAM melaksanakan fungsi itu," kata Frits kepada Jubi, Kamis (18/01/2018).
Ilustrasi demo di KPU awal pekan ini, terkait pelaksanaan pilgub Papua - Jubi/Arjuna
Arjuna Pademme
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Komnas HAM perwakilan Papua akan membentuk tim memantau pelaksanaan pemilukada serentak tujuh kabupaten di Papua dan pemilihan gubernur/wakil gubernur (pilgub) Papua tahun ini.

Kepala kantor Komnas HAM perwakilan Papua, Frits Ramandei mengatakan, ini merupakan lanjutan tim yang dibentuk secara nasional dan daerah pada pemilukada sebelumnya.

"Itu menjadi bagian dalam pelaksanaan fungsi pemantauan terhadap pemenuhan hak ikut serta dalam pemerintahan, dan pemilihan umum. Komnas HAM melaksanakan fungsi itu," kata Frits kepada Jubi, Kamis (18/01/2018).

Menurutnya, Komnas HAM penting membentuk tim pemantau, untuk memastikan bahwa tidak ada hak warga negara yang hilang. "Pentingnya di situ. Kami akan berkoordinasi dengan KPU.

Misalnya pada pemilukada lalu di 11 kabupaten, kami melakukan kerja sama dengan rumah pintar pemilu," ujarnya.

Komisioner KPU Papua, Tarwinto mengatakan, hingga kini pihaknya belum mengetahui apakah sudah ada lembaga independen yang dibentuk pihak lain untuk pemantau pemilukada di Papua.

"Hingga kini kami belum tahun hal itu. Kalau ada kan disampaikan ke KPU," kata Tarwinto.

Dikatakan, KPU Papua dan jajarannya terbuka kepada siapa pun yang ingin melakukan pemantauan pemilukada.

"Kami, sebenarnya terbuka kepada siapa saja yang ingin melakukan pengawasan, dan mendaftar ke KPU sebagai pemantau pemilukada," ujarnya.

Salah satu warga Kota Jayapura, Yulius Tablo berharap, pemilukada tujuh kabupaten, khususnya pilgub Papua berjalan aman tanpa ada gesekan di masyarakat.

"Pilgub Papua lima tahun lalu berjalan tanpa ada gesekan. Padahal ketika itu, ada lima pasangan calon. Saya berharap, pilgub tahun ini, juga begitu," ucap Yulius.

Menurutnya, siapa pun pasangan kandidat yang terpilih nantinya, masyarakat berharap, dapat membawa perubahan, dan melaksanakan apa yang menjadi janji politiknya.

"Jangan janji kampanye dan visi misi tidak sesuai dengan apa yang dikerjakan setelah terpilih," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Bencana kesehatan di Asmat pelanggaran HAM serius

Selanjutnya

Pemilukada berpotensi konflik, tim sukses diminta bersikap dewasa

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 33966x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18240x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17326x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe