Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Meepago
  3. Pemkab Dogiyai bakal evaluasi Persido
  • Minggu, 21 Januari 2018 — 16:43
  • 1631x views

Pemkab Dogiyai bakal evaluasi Persido

Kebijakan itu dilakukan karena pemerintah daerah setempat sebagai  penanggung jawab organisasi club sepak bola.
Proses terjadinya gol pertama Persido ke gawang Persewar Waropen yang dianulir wasit – Jubi/Jean Bisay
Abeth You
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Rabu, 19 Desember 2018 | 06:43 WP
Features |
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:32 WP
Features |
Senin, 17 Desember 2018 | 13:10 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Nabire, Jubi –Pemerintah Kabupaten Dogiyai bakal mengevaluasi dan reorganisasi Persido secara menyeluruh. Kebijakan itu dilakukan karena pemerintah daerah setempat sebagai  penanggung jawab organisasi club sepak bola.

"Kegagalan Persido berkompetisi di 16 besar Liga III harus dievaluasi oleh Pemda Kabupaten Dogiyai, karena manajemen Persido dibentuk oleh Pemda Kabupaten Dogiyai dan dibiayai oleh Pemda Kabupaten Dogiyai,"  ujar Bupati Dogiyai, Yakobus Dumupa, kepada Jubi via selularnya, Sabtu, (20/1/2018).

Ia menyatakan merasa bangga terhadap Persido Dogiyai yang telah berprestasi dengan tembus ke 16 besar Liga III tahun 2017. “Walaupun  gagal melanjutkan kompetisi akibat krisis finansial. Tetapi pelatih dan pemain telah menunjukkan kehebatannya,” kata Dumupa menambahkan.

Dumupa mengakui  gagalnya Persido berkompetisi 16 besar di Liga 3 menuai banyak kritik ditujukan kepada pihak manajemen Persido.  Jika hasil evaluasi menemukan akar masalahnya benar ada pada manajemen, maka Pemkab Dogiyai akan mengadakan reorganisasi menempatkan orang-orang yang profesional dan punya hati nurani mengurus Persido.

Tak menutup kemungkinan Pemkab bakal  akan mengubah nama klub Persido menjadi Dogiyai FC. “Sebab klub bola Kabupaten Donggola juga menggunakan nama Persido. "Tidak bagus dua klub bola mempunyai nama yang sama," katanya.

Sebelumnya, pelatih Persido, Gad S. Tekege, yakin dan percaya timnya bisa menembus ke liga 2 meski tanpa dukungan dari pemerintah, keyakinan itu terkait dengan pola permainan  tim yang sangat bagus.

"Saya yakin dan percaya tim bisa masuk liga 2. Walaupun tanpa dukungan pemerintah kita tetap maju," kata Gad Tekege.

Persido Dogiyai berhasil mematahakan dominasi Persewar Waropen pada pertandingan terakhir babak 6 besar Liga 3 Indonesia zona Papua 2017. Tercatat tim asal wilayah adat Meepago juga berhasil menaklukan tim Seribu Bakau dengan skor 1-0, pada pertandingan yang berlangsung, Senin (7/8/2017) sore, di lapangan Tunas Muda Hamadi. (*)

loading...

Sebelumnya

Patah kaki dan hipotermia, pendaki Latvia dievakuasi tim SAR dari Puncak Cartenz

Selanjutnya

Tahapan Pemilukada Deiyai dinilai tak sesuai jadwal

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23631x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19264x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15696x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12766x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe