Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Isu HAM dan Papua merdeka, tak laku dijual dalam pilgub
  • Senin, 22 Januari 2018 — 10:25
  • 1698x views

Isu HAM dan Papua merdeka, tak laku dijual dalam pilgub

"Saya sudah beberapa kali mengingatkan, jangan gunakan isu HAM dan Papua merdeka untuk kampanye, mencari simpati atau menjatuhkan lawan politik, karena masyarakat tidak bisa lagi ditipu," kata Kadepa kepada Jubi, Minggu (21/01/2018).
Ilustrasi demo penyelesaian dugaan pelanggaran HAM di Papua - Jubi. Dok
Arjuna Pademme
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Rabu, 19 Desember 2018 | 06:43 WP
Features |
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:32 WP
Features |
Senin, 17 Desember 2018 | 13:10 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Legislator Papua, Laurenzus Kadepa mengatakan, kalau ada bakal calon gubernur-wakil gubernur Papua yang menjadikan isu HAM "dagangan politik" menjelang pemilihan gubernur (pilgub) Papua, upaya itu sia-sia karena kedua isu tersebut tak akan laku dijual.

"Saya sudah beberapa kali mengingatkan, jangan gunakan isu HAM dan Papua merdeka untuk kampanye, mencari simpati atau menjatuhkan lawan politik, karena masyarakat tidak bisa lagi ditipu," kata Kadepa kepada Jubi, Minggu (21/01/2018).

Menurutnya, jika ada pasangan calon yang menggunakan isu HAM untuk mendapat simpati masyarakat, tak akan ada dampaknya, karena rakyat sudah tahu, kalau pun mereka terpilih tidak mungkin melaksanakan apa yang dijanjikan.

"Sampai sekarang tak ada satu pun masalah pelanggaran HAM Papua diselesaikan. Isu ini memang potensi, tapi saya pikir masyarakat sudah pintar," ujarnya.

Anggota Komisi I DPR Papua bidang politik, hukum dan HAM itu pesimis, gubernur Papua ke depan dapat mengungkap dugaan pelanggaran HAM di Papua.

Katanya, mungkin niat itu ada, namun akan membentur tembok tebal yang bernama negara. Meski pemangku kepentingan di negara ini mengatakan mendukung penyelesaian masalah HAM, namun itu hanya sekadar memberikan harapan.

"Bagaimana mungkin negara akan mendukung, kalau ada oknum yang diduga pelaku, berada dalam struktur pemerintahan negara. Jadi siapa pun gubernurnya, tak akan bisa menyelesaikan masalah HAM," katanya.

Legislator Papua lainnya, Orgenes Wanimbo menyarankan, sebaiknya para pasangan calon gubernur-wakil gubernur Papua berupaya mencari dukungan masyarakat melalui visi misi dan program ke depan.

"Itu lebih baik, biarkan masyarakat yang menilai. Saya pikir tidak perlu memberikan janji kampanye yang berlebihan kepada rakyat, atau berupaya menjatuhkan lawan politik dengan isu lainnya," kata Orgenes. (*)

loading...

Sebelumnya

Legislator sebut dibanding pemerintah, Lokataru lebih peduli nasib karyawan PTFI

Selanjutnya

Ditolak fraksi PDIP, legislator 14 kursi sebut itu tidak penting

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23631x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19264x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15696x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12766x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe