Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Pemanfaatan danau Sentani terkendala pembebasan lahan
  • Selasa, 23 Januari 2018 — 14:07
  • 1082x views

Pemanfaatan danau Sentani terkendala pembebasan lahan

Ia menjelaskan program tersebut juga untuk mendukung penyediaan air baku bagi warga kota Jayapura yang akan menjadi tuan rumah PON 2020 karena mata air Cycloop yang selama ini digunakan mulai tidak bisa diandalkan.
Danau Sentani di kabupaten Jayapura, yang diharapkan bisa menjadi sumber air baku bagi masyarakat di kota Jayapura setelah sumber air Cycloop menurun dratis debit airnya - Jubi
ANTARA
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Rabu, 19 Desember 2018 | 06:43 WP
Features |
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:32 WP
Features |
Senin, 17 Desember 2018 | 13:10 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua mengungkapkan realisasi program pemanfaatan air danau Sentani di kabupaten Jayapura belum dapat dilakukan karena masih terhambat pembebasan lahan.

"Secara fisik kami sudah menyiapkan dana dan harusnya tahun ini dilaksanakan. Hanya kami terkendala masalah pembebasan lahan yang seharusnya tahun lalu sudah selesai," ujar Kepala BWS Papua, Yulianus Mambrasar, di Jayapura, Senin (21/1/2018).

Ia menjelaskan program tersebut juga untuk mendukung penyediaan air baku bagi warga kota Jayapura yang akan menjadi tuan rumah PON 2020 karena mata air Cycloop yang selama ini digunakan mulai tidak bisa diandalkan.

Meski tertunda, pihaknya tetap mengupayakan agar pembebasan lahan di area danau Sentani bisa segera selesai.

"Kami sedang mengajukan anggarannya kepada Menteri PUPR," kata dia.

Yulianus minta semua pihak mendukung program tersebut karena ke depan manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh masyarakat yang ada di sekitar Jayapura.

"Kami juga minta dukungan pemerintah, terlebih masyarakat. Proyek ini sebenarnya adalah untuk kepentingan kita bersama. Pada prinsipnya Kepala Suku Besar Ramses Ohee sangat mendukung, hanya ada proses yang harus dilewati," ujarnya lagi.

Sebelumnya, Direktur Umum (Dirut) PDAM Jayapura, Abdul Petonengan, sempat menuturkan masyarakat Jayapura sudah tidak bisa berharap banyak dari mata air Cycloop karena penurunan debit airnya sangat drastis, terutama di beberapa titik seperti Entrop dan Kamp Wolker.

Ia menegaskan perlu sumber air dari tempat lain untuk pemenuhan air bersih bagi masyarakat dan lokasi yang paling memungkinkan adalah danau Sentani yang diperkirakan mampu memberikan pasokan air dengan kapasitas 1.100 liter per detik. (*)

loading...

Sebelumnya

Buang sampah tidak pada tempatnya, orang lain yang terdampak

Selanjutnya

Warga kampung Toladan kesulitan air bersih

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23631x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19264x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15696x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12766x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe