Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. HUT Kopkedat Papua ke-2, ini harapan mereka
  • Selasa, 23 Januari 2018 — 17:41
  • 1003x views

HUT Kopkedat Papua ke-2, ini harapan mereka

"Saya berterima-kasih kepada seluruh anggota yang berada di mana saja, terutama mereka yang ada di Manado, Biak, Timika, Jayapura, dan Wamena yang sudah mendukung misi kemanusiaan ini," katanya.
Aktivitas Kopkedat Papua setelah membangun sekolah darurat yang diberi nama SD Simson Awom Brukmakot, Korowai, Papua - Jubi/Dok, Kopkedat Papua
Agus Pabika
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Komunitas Peduli Kemanusiaan Daerah Terpencil (Kopkedat) Papua ke-2, yang jatuh pada 21 Januari 2018, diharapkan komunitas ini tetap semangat dan tulus bekerja untuk membantu saudara se-Papua, khususnya yang berada di Korowai.

Hal tersebut disampaikan Ketua Kopkedat, Yan Akobiarek, kepada Jubi, Selasa (23/01/2018), di Jayapura.

"Saya berterima-kasih kepada seluruh anggota yang berada di mana saja, terutama mereka yang ada di Manado, Biak, Timika, Jayapura, dan Wamena yang sudah mendukung misi kemanusiaan ini," katanya.

Lanjut Yan, Tuhan akan memberkati siapa saja yang tulus bekerja membantu sesama kaum yang terlupakan di rimba Papua.

"Semoga ke depan kami masih diberikan umur panjang dari Tuhan Yang Maha Kuasa, agar kami bisa bekerja lebih baik lagi, dan dengan rendah hati. Selama ini kami murni bekerja atas panggilan hati, bukan untuk mencari popularitas," katanya.

Tambahnya, ke depan Kopkedat akan menjalin kerja sama dengan semua pihak, baik dari gereja, pemerintah, dan semua lembaga terkait.

"Serta semua lapisan masyarakat yang mempunyai rasa kepedulian yang tinggi terhadap sesama. Saya mengajak semua orang agar tidak melihat Korowai sebagai orang lain, tetapi sebagai saudara, 'kalo dia sakit kami juga sakit, kalo Korowai lapar kami juga lapar, dan kalo Korowai buta huruf kami juga buta huruf'," kata Yan.

Yan juga menyinggung mengenai pembangunan sekolah yang layak di Korowai.

"Kiranya pemerintah bisa membantu kami di tahun ini, untuk membangun sekolah yang layak bagi adik-adik kami di Korowai," katanya.

Sementara itu Ketua Komunitas Sastra Papua (Kosapa), Hengky Yeimo, mengatakan Kopkedat Papua merupakan kumpulan pemuda yang telah menemukan jati diri mereka, dengan memilih jalan untuk membantu masyarakat Korowai, dan itu patut diapresiasi.

"Aktivitas yang dilakukan Kopkedat sangat baik. Mereka merangkul pemuda lain untuk membantu masyarakat di Korowai. Terutama pemuda yang ada dan berasal dari Korowai, diajak untuk terlibat dalam misi kemanusiaan," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Uncen berharap TYI bekerja-sama cetak SDM Papua

Selanjutnya

Kasus kematian OAP terus terjadi, Enembe pertanyakan penggunaan dana kesehatan

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34318x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 22551x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18762x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe