Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Gapensi optimistis pembangunan venue PON tepat waktu
  • Kamis, 25 Januari 2018 — 16:30
  • 1189x views

Gapensi optimistis pembangunan venue PON tepat waktu

Keyakinan itu diakui meski banyak pihak yang memandang pemerintah terlambat memulai pekerjaan.
Stadion Papua Bangkit, lokasi poncak PON 2020 mendatang, Jubi/dok
ANTARA
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Badan Pengurus Daerah Gabungan Pelaksana Konstruksi Indonesia (Gapensi) Papua optimistis pembangunan sejumlah venue PON 2020 selesai tepat waktu. Keyakinan itu diakui meski banyak pihak yang memandang pemerintah terlambat memulai pekerjaan.

"Dalam kaca mata kita, beberapa venue yang sedang dikerjakan masih ada waktu asal dua tahun ini harus serius agar paling lambat pertengahan 2019 venue sudah siap," ujar Ketua Umum BPD Gapensi Papua, Erick Wally, di Jayapura, Kamis,(25/1/2018).

Ia menjamin kontraktor yang menangani pembangunan venue PON memiliki klasifikasi yang sesuai dengan kebutuhan, sehingga diyakini hasilnya akan sesuai harapan. Tercatat sebagian kontraktor yang dimaksud bukan dari pengusaha lokal. “Namun pada sub pekerjaannya banyak melibatkan pengusaha lokal,” kata Erick menambahkan.

Menurut dia, banyak anggota Gapensi yang terlibat dalam pembangunan venue PON walau sebagian besar dikerjakan oleh perusahaan BUMN karena untuk bangunan ini memiliki spesifikasi khusus, jadi tidak bisa kontraktor umum yang kerjakan.

Namun ia tak memungkiri banyak pekerjaan minor yang tidak membutuhkan spesifikasi khusus dikerjakan oleh anggota Gapensi khususnya pengusaha lokal. Erick menekankan progres yang telah berjalan diharapkan segera dilelangkan dengan tenggat waktu, agar bisa terpenuhi.

"APBD 2018 sudah diserahkan, saya kira proses administrasi yang mengarah ke pelelangan cukup satu bulan. Mudah-mudahan paling lambat awal April sudah bisa ada pelelangan," katanya.

Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda provinsi Papua, Yusuf Yambe Yabdi tahun 2018 ini muai pengadaan peralatan PON yang melekat dengan cabang olahraga.

“Disorda mengundang sekaligus menggelar pertemuan bersama pengurus provinsi (Pengprov) cabang olahraga membahas perlengkapan pertandingan buat dipakai pada PON,” kata Yusuf.

Peralatan dimaksud menyatu berkaitan langsung dengan pertandingan, bukan peralatan bagi kontingen Papua.  “Misalnya cabor tinju apa-apa yang dibutuhkan, mungkin ring tinju, sarung yang dipakai kualitas bahan dan mereknya apa,” katanya (*)

loading...

Sebelumnya

Gubernur Papua: PON 2020 para atlet harus berpartisipasi

Selanjutnya

Peter Butler pimpin latihan perdana Persipura

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34047x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18724x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17594x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe