Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Universitas di Papua harus proaktif sumbang atlet
  • Jumat, 26 Januari 2018 — 17:42
  • 1497x views

Universitas di Papua harus proaktif sumbang atlet

“Ini tantangan bagi orang Papua, karena pada PON 19 Jawa Barat lalu, kita lebih banyak beli atlet untuk mengejar peringkat,” ungkapnya.
Gubernur seklaigus ketua umum KONI Papua, Lukas Enembe saat diwawancara - Jubi/Jean Bisay
Jean Bisay
Editor :
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Gubernur Papua Lukas Enembe, meminta Universitas Cenderawasih maupun universitas lainnya di Papua bisa pro aktif berperan dalam menyiapkan atlet Papua pada event olahraga nasional Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpik Nasional (PEPARNAS) XVI tahun 2020.

“Tidak bisa hanya kuliah saja, tapi saudara punya tugas bagaimana menjadi atlet-atlet yang profesional dan mampu bersaing, sebab ini merupakan tantangan yang harus dihadapi bersama-sama,” kata Lukas Enembe ditemui wartawan olahraga di Jayapura, Kamis (26/01/17) kemarin.

Gubernur tegaskan Papua bukan hanya menjadi juara, namun orang Papua harus dapat memberikan kontribusi atlet di tingkat nasional hingga Internasional.

“Saya sudah tanamkan, kita bukan hanya menjadi juara, tapi orang Papua juga bisa bertarung memperkuat dan mengharumkan Indonesia di multi event olahraga, baik nasional, Asia bahkan Olimpiade, ini yang kita kejar dan kita bisa lahirkan atlet terbaik dari Papua,” katanya.

Dalam kapasitas selaku ketua umum KONI Papua, Lukas Enembe menegaskan untuk tidak lagi kontrak atlet dari luar.

“Ini tantangan bagi orang Papua, karena pada PON 19 Jawa Barat lalu, kita lebih banyak beli atlet untuk mengejar peringkat,” ungkapnya.

“Kita baru lima orang anak Papua yang berhasil di PON Jawa Barat dapat emas, selebihnya atlet kita beli. Dengan demikian kita dapat urutan ke-7, ini tidak boleh terjadi, kita harus unggul dari orang yang datang ke Papua, unggul semua cabang olahraga.” tegasnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Liza Armanita Madjar, perempuan berkaki besi dari SSB Batik

Selanjutnya

Peter Butler: Saya tidak mau janji tapi ingin kerja keras bangun Persipura

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34047x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18726x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17594x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe