Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Pemuda Paniai bakal gelar sekolah hukum
  • Jumat, 26 Januari 2018 — 21:05
  • 1741x views

Pemuda Paniai bakal gelar sekolah hukum

Kegiatan tersebut  untuk menyiapkan relawan bantuan hukum Papua.
Poster Sekolah Hukum Papua (SHP) di Paniai – Jubi/Ist
Abeth You
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Nabire, Jubi – Para pemuda kabupaten Paniai, Papua, yang tergabung dalam Komunitas Peduli Hak Asasi Manusia (KP-HAM) bakal menggelar Sekolah Hukum Papua (SHP) . Kegiatan tersebut  untuk menyiapkan relawan bantuan hukum Papua.

“Jadi ini kami mau siapkan sukarelawan bantuan hukum di Paniai. Sebab kebanyakan orang Papua sering mendapatkan diskriminasi hingga tahap rasial dalam kacamata hukum,” ujar Ketua Panitia Sekolah Hukum Papua, Tinus Pigai, kepada Jubi, Jumat, (26/1/2018).

Ia menjelaskan, kasus Paniai berdarah yang menewaskan empat siswa masih hangat dalam ingatan, sebab kejadian kejam tersebut merupakan sebuah kasus pelanggaran HAM terberat di wal masa kepemimpinan Jokowi dan Jusuf Kalla.

“Hal ini menjadi lahan empuk bagi kelompok-kelompok tertentu untuk melakukan tindakan yang sejatinya tidak sesuai dengan hukum yang berlaku di negara ini,” kata Pigai menambahkan.

Selain itu  sejumlah permasalahan di Paniai sebagai wilayah dataran tinggi dan pedalaman yang masih minim akses informasi. Menurut dia, Sekolah Hukum Papua membuka digelar pada tanggal  29 hingga 31 Januari 2018 di gedung Serba Guna Uwatawogi Yogi Enarotali, dengan materi pengantar hukum, pengantar hukum Indonesia, hukum pidana, hukum acara pidana, hak asasi manusia, penegak HAM dan dokumentasi.

“Pematerinya Emanuel Gobai dari LBH Yogyakarta, saya sendiri, Engel Tekege, Stevanus Yogi, Edmondus Pigay dan palingan pak Kapolres Paniai juga. Jadi ini gratis,” katanya.

Aktivis LBH Yogyakarta, Emanuel Gobai  mengatakan sekolah itu hukum itu sengaja digelar karena masih banyak orang Papua yang belum mengerti tentang hukum dan turunannya.

“Kegiatan ini untuk pelatihan terkait pendampingan hukum bagi korban juga sharing tentang hukum bagi siapa saja, tanpa mengenal batas usia, gender, status sosial dan sebagainya,” ujar Gobai.

Menurut dia,  pendidikan tentang hukum juga menerapkan jejaring dengan pihak bantuan hukum lain  di Papua maupun luar Papua sama-sama sharing tentang penangangan masalah hukum. (*)

loading...

Sebelumnya

Pendataan OAP, Pemprov diminta tegas terhadap daerah

Selanjutnya

Legislator harap jangan ada politik dinasti di Papua

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34459x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23152x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19019x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15588x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe