Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Hadapi KLB, jembatan dan jalan di Asmat dibangun
  • Jumat, 09 Februari 2018 — 16:52
  • 1297x views

Hadapi KLB, jembatan dan jalan di Asmat dibangun

Instruksi menteri PUPR direncanakan mulai bulan depan dibangun pengerjaan tiga jembatan gantung serta jalan beton
Illustrasi jembatan gantung-Jubi/Kemen PUPR
Islami Adisubrata
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi – Satuan kerja pelaksana jalan nasional (PJN) wilayah IV Jayawijaya bakal membangun infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Asmat. Program pembangunan itu dilakukan  pasca terjadi kejadian luar biasa (KLB) campak dan gizi buruk di wilayah tersebut.

“Sesuai dengan instruksi menteri PUPR direncanakan mulai bulan depan dibangun pengerjaan tiga jembatan gantung serta jalan beton,” kata Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional wilayah IV Jayawijaya, Togap Harianto Manik, di kantornya, Jumat (9/2/2018).

Jalan dan jembatan itu menghubungkan permukiman warga di Asmat dengan rumah sakit setempat. Jembatan gantung yang akan dibangun di tiga distrik meliputi  distrik Agats, Kasuari dan Kumur.

“Panjang jembatan gantung yang akan kita bangun di sana untuk Agats sepanjang 72 meter, dua distrik yang lain 80 meter dan 120 meter," kata Togap menambahkan.

Ia mengaku sedang mempersiapkan pengerjaan jalan konstruksi beton di pusat ibu kota Kabupaten Asmat  sepanjang 2,3 kilometer yang menghubungkan antara perumahan ke rumah sakit.

Menurut dia pembangunan jembatan dan pembuatan jalan beton itu merupakan tindaklanjut kunjungan Dirjen bina marga dan pejabat PUPR lainya ke Kabupaten Asmat

"Kunjungan itu terkait permasalahan infrastruktur, melibatkan cipta karya, sumber daya air, perumahan dan permukiman," katanya.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, sebelumnya menyatakan penyediaan infrastruktur tak hanya akse sjalan dan jembatan, namun juga sarana prasarana air bersih.

“Termasuk melalui sumur bor, pembangunan rumah layak huni serta peningkatan akses jalan menuju Asmat,” kata Basuki.

Tercatat Kementerian PUPR telah membangun sistem penyediaan air minum (SPAM) di kota Agats pada 2007 dengan kapasitas 10 liter per detik untuk 230 sambungan rumah. “Tahun 2018 ini akan kami rehabilitasi agar kembali berfungsi dengan baik,” kata Basuki. (*)

loading...

Sebelumnya

Trans Papua Yalimo-Wamena diprediksi tembus tahun ini

Selanjutnya

Salur bantuan, Dinus Wanimbo: Kader gereja wajib sukseskan HUT GIDI

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 33998x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18407x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17456x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe