Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. KAPP jalin kerja sama dengan pemerintah Inggris
  • Sabtu, 10 Februari 2018 — 16:34
  • 1158x views

KAPP jalin kerja sama dengan pemerintah Inggris

Lagkah awal yang dilakukan organisasi itu dilakukan dengan cara fokus membenahi data base anggota.
Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) Merry C.Yoweni tengah berpakaian adat. Ketika berpose bersama ondoafi Saireri - Jubi/Hengky Yeimo.
Hengky Yeimo
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:32 WP
Features |
Senin, 17 Desember 2018 | 13:10 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) menjalin kerja sama dengan pemerintah Inggris untuk memajukan mengembangkan perekonomian orang asli Papua (OAP). Lagkah awal yang dilakukan organisasi itu dilakukan dengan cara fokus membenahi data base anggota.

“Fokus pembenahan ini dimulai dengan adanya kerja sama bersama tim Program Pertumbuhan Ekonomi Hijau dari Pemerintah Inggris,” kata Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP), Merry C.Yoweni, kepada Jubi, Jumat (9/2/2018).

Merry  menyebutkan kerja sama itu akan menunjang kualitas sumber daya manusia KAPP di bidang soft skill berupa  penguatan manajerial dan pembenahan sistem Teknologi Informasi (TI) dalam menyusun data base KAPP pada tingkat pusat hingga daerah.

"Dari sisi IT ini kami memperoleh aplikasi yang baik sehingga dapat memiliki data base yang lebih jelas, spesifik, berkluster sehingga bisa lebih tepat sasaran menjalankan program kepada pengusaha," ujar Merry, menambahkan.

Tercatat KAPP memiliki 2.772 anggota pengusaha asli Papua, mulai dari usaha kecil, menengah hingga besar.  Menutut Merry  jumlah itu diakui belum optimal karena masih banyak pengusaha asli Papua yang belum terdaftar di kabupaten dan kota.

“Sehingga dengan adanya pembenahan data base  diharapkan dapat meningkatkan keanggotaan," katanya.

Rencananya KAPP akan melaksanakan kunjungan kerja ke kabupaten dan kota di Papua, untuk  memperbaiki sistem data base hingga ke daerah terpencil.

Seorang pelaku usha kecil asli Papua, Simon, berharap KAPP hadir bisa membantu ekonomi masyarakat kecil Orang Asli Papua. "Sehingga data base ini sangat penting agar pembinaan ekonomi  OAP agar tidak salah sasaran," kata Simon. (*)

loading...

Sebelumnya

Penghuni panti lansia: Toilet dan bak air kami masih rusak

Selanjutnya

Bantu renovasi gereja dengan tarian tradisional

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23546x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19216x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15657x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12735x views
Domberai |— Senin, 10 Desember 2018 WP | 10847x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe