Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Pegawai Lapas Wamena tabrak polisi, pabrik miras akhirnya terbongkar
  • Minggu, 11 Februari 2018 — 16:08
  • 987x views

Pegawai Lapas Wamena tabrak polisi, pabrik miras akhirnya terbongkar

"Pegawai Lapas itu, dia menabrak anggota, kita kejar dan tangkap lalu usut dan mendapati bahwa dia memang dalam keadaan mabuk, tempat pembelian minuman keras di depan lembaga, dan setelah dikembangkan akhirnya kita menangkap dua orang pembuat dan penjual minuman keras lokal ini," katanya.
Pemusnahan Miras - Jubi/Dok.
ANTARA
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:32 WP
Features |
Senin, 17 Desember 2018 | 13:10 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi - Kepolisian Resor Jayawijaya, Papua menangkap dua orang pembuat dan penjual minuman keras (Miras) lokal jenis cap tikus, berinisial AL dan AS, pada Jumat (09/02/2018) malam.

Dari hasil penangkapan, polisi menyita peralatan usaha yang mereka gunakan yaitu tiga wadah penyulingan minuman keras, satu drum penampung, dua ember besar, serta sekitar 100 botol plastik yang akan digunakan untuk menjual minuman keras hasil produksi mereka, dan 100 liter minuman hasil produksi.

"Minuman yang mereka produksi ini yang membuat masyarakat mabuk dan melakukan kejahatan-kejahatan di kota Wamena. Kita akan proses hukum sesuai aturan," kata Kapolres Jayawijaya AKBP Yan Pieter Reba, di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Minggu (11/02/2018).

Penangkapan dua orang itu terjadi setelah seorang oknum petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wamena yang dalam keadaan dipengaruhi minuman keras mengendarai mobil dan menabrak seorang anggota kepolisian.

"Pegawai Lapas itu, dia menabrak anggota, kita kejar dan tangkap lalu usut dan mendapati bahwa dia memang dalam keadaan mabuk, tempat pembelian minuman keras di depan lembaga, dan setelah dikembangkan akhirnya kita menangkap dua orang pembuat dan penjual minuman keras lokal ini," katanya.

Dua orang penjual miras itu sudah beroperasi selama satu tahun, dengan penghasilan setiap hari, rata-rata mencapai Rp3 juta.

"Pelaku akan bertambah lagi, karena melihat dari barang bukti produksi yang mereka hasilkan itu satu hari bisa 30 liter. Jadi pendapatan mereka Rp3 juta satu hari dengan jumlah penyulingan yang cukup besar," katanya.

Tempat produksi minuman keras lokal itu sebelumnya memang dirancang agar sulit terdeteksi aparat kepolisian sebab berada di lokasi yang jauh dari permukiman warga dan di luar wilayah pusat kota.

"Pembuatan minuman keras ini di Kampung Muai yang merupakan kampung terluar dari Wamena, dan kami berhasil mengamankan pembuat minuman lokal ini bersama dengan barang bukti," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Bupati-Wabup Jayawijaya mulai cuti 15 Februari

Selanjutnya

Kampung Sapalek miliki honai belajar anak

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23549x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19218x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15658x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12736x views
Domberai |— Senin, 10 Desember 2018 WP | 10848x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe