Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Meepago
  3. Harga beras di pasar Enarotali naik
  • Minggu, 11 Februari 2018 — 19:00
  • 1812x views

Harga beras di pasar Enarotali naik

Harga beras bersih atau berkualitas berkisar bahkan mencapai Rp 15 ribu hingga Rp 17 ribu per kilo gram.
Beras jenis Bulog yang dijual di pasar tradisional Enarotali, Paniai, Minggu, (11/2/2018) - Jubi/Abeth You
Abeth You
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Paniai, Jubi – Beras di pasar tradisional Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua naik sejak satu bulan sebelumnya. Rata-rata harga beras semula Rp 10 ribu per kilo gram  naik menjadi Rp 12 ribu per kilo gram. Harga beras bersih atau berkualitas berkisar bahkan mencapai Rp 15 ribu hingga Rp 17 ribu per kilo gram.

"Sekarang sudah satu bulan harga beras naik. Biasanya saya tidak pernah jual beras lebih dari Rp 10 ribu per kilo gram,” kata Ucok, seorang pedagang beras, di pasar Enarotali, Minggu, (11/2/2018).

Ucok mengakui kenaikan harga beras ini sudah terjadi selama satu bulan dan belum kembali turun. Kenaikan harga kali ini terlama, karena biasanya hanya terjadi dalam waktu dua pekan.

“Biasanya dua pekan sudah normal. Ini malah sudah satu bulan lebih,” kata Ucok menambahkan.

Menurut dia, kenaikan harga beras tersebut dipengaruhi oleh faktor kondisi alam sehingga menyebabkan stok beras terbatas.

Hamza, seoarang pedagang beras lain juga  mengeluhkan kenikan harga beras. Ia berharap kenaikan harga beras ini tidak berlangsung lama.

"Mudah-mudahan secepatnya normal lagi, tapi ini perkiraan Maret baru normal lagi karena stok akan banyak," ujar Hamza.

Menurut dia, kenaikan harga juga dikeluhkan para ibu rumah tangga sebagai pembeli. Bahkan ia menyebutkan kenaiknya harga beras tersebut membuat penjualan tokonya menurun.

"Iya banyak ibu-ibu yang mengeluh, mereka mengurangi pembelian," katanya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Penjahit sepatu dan sandal, profesi sederhana yang menghasilkan

Selanjutnya

Pilkada Paniai diikuti lima pasangan calon

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34003x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18449x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17467x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe