Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Polemik Pilgub, Bawaslu Papua: Tahapan harus sesuai aturan
  • Senin, 12 Februari 2018 — 16:04
  • 777x views

Polemik Pilgub, Bawaslu Papua: Tahapan harus sesuai aturan

"Kami Bawaslu hanya melaksanakan fungsi pengawasan. Kami menyampaikan aturan-aturan. Tapi apa pun hasilnya, KPU harus umumkan segera," katanya. 
Ilustrasi Kantor Bawaslu Papua - Jubi/Arjuna.
Arjuna Pademme
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Papua, Fegie Wattimena mengatakan, pelaksanaan tahapan pemilihan gubernur dan wakil gubernur (pilgub) Papua harus sesuai aturan.

Hal ini dikatakan Fegie terkait diskorsnya penetapan pasangan calon gubernur-wakil gubernur Papua, Senin (12/02/2018), lantaran berkas keaslian bakal pasangan calon dari Majelis Rakyat Papua (MRP) belum ada.

"Skors kan sampai pukul 23.00. Kalau tidak ada, kami dan KPU akan ambil sikap, dan semua kembali pada aturan. Tidak ada kompromi," kata Fegie di kantor KPU Papua, Senin (12/02/2018).

Menyoal apakah penetapan pasangan calon gubernur/wakil gubernur Papua mengacu pada jadwal nasional sesuai Peraturan KPU (PKPU) atau surat KPU RI ke KPU Papua, kata Fegie semua harus sesuai aturan yang berlaku.


"Tetap kembali pada produk hukum yang memang sudah diakui oleh Kementerian Hukum dan HAM," ujarnya.

Ia mengingatkan KPU memanfaatkan waktu yang tersisa beberapa jam kedepan berkoordinasi dengan MRP terkait dokumen keaslian bakal pasangan calon.

"Kami Bawaslu hanya melaksanakan fungsi pengawasan. Kami menyampaikan aturan-aturan. Tapi apa pun hasilnya, KPU harus umumkan segera," katanya. 

Dikonfirmasi terkait polemik ini, Komisioner KPU Papua, Musa Sombuk mengatakan, pihaknya baru akan menentukan langkah selanjutnya, Senin pukul 23.00 WP.  Hingga kini KPU Papua belum menerima dokumen keaslian bakal paslon dari Majelis Rakyat Papua (MRP).

"Nanti kita lihat jam 23:00. Sampai sekarang dokumen keaslian itu dimana. Sampai sekarang belum ada dokumennya di KPU," kata Sombuk, Senin (12/02/2018).

Menurutnya, KPU Papua berusaha mematuhi aturan. Ini sebabnya pihak penyelenggara meminta penetapan diskors hingga pukul 23.00 WP.

"Nanti kita lihat, apa langkah yang kami ambil, karena semua tahapan kami konsultasikan dengan Bawaslu dan pimpinan kami di Jakarta," ujarnya.

Musa mengaku, KPU Papua telah mengundang MRP, namun lembaga kultur itu tidak hadir. (*)

loading...

Sebelumnya

Polemik Pilgub, KPU Papua : Kita tunggu sampai jam 11 malam

Selanjutnya

Polemik Pilgub, Ketua Pansus: Kami terima aspirasi, bukan pendaftaran

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34476x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23187x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19033x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15594x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe