Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Kejar pelaku penembak TNI, jangan abaikan warga sipil
  • Rabu, 14 Februari 2018 — 08:27
  • 1980x views

Kejar pelaku penembak TNI, jangan abaikan warga sipil

“Kami Komisi I dan saya pribadi turut berduka dengan tertembaknya anggota TNI di Sinak. Namun kalau aparat keamanan mengejar kelompok bersenjata yang disebut sebagai pelaku, jangan sampai ada warga sipil korban,” kata Kedepa, Selasa (13/02/2018).
Ilustrasi – Jubi. Dok
Arjuna Pademme
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 00:09 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Anggota Komisi I DPR Papua bidang hukum, HAM dan keamanan, Laurenzus Kadepa mengingatkan aparat TNI-Polri tak mengabaikan masyarakat sipil dalam pengejaran terhadap pelaku penembak oknum TNI di Pasar Sinak, Kabupaten Puncak, Papua, Senin (12/02/2018).

“Kami Komisi I dan saya pribadi turut berduka dengan tertembaknya anggota TNI di Sinak. Namun kalau aparat keamanan mengejar kelompok bersenjata yang disebut sebagai pelaku, jangan sampai ada warga sipil korban,” kata Kedepa, Selasa (13/02/2018).

Menurutnya, ranah aparat keamanan melakukan upaya penegakan hukum terhadap pelaku. Namun ada hal-hal yang harus diperhatikan. Pengejaran demi penegakan hukum, tidak boleh mengabaikan keberadaan masyarakat sipil.

“Selama ini kan sering kali pertikaian aparat keamanan dan kelompok bersenjata mengorbankan masyarakat sipil, pelayanan kesehatan, pendidikan dan pemerintahan,” ujarnya.

Namun lanjut dia, apa pun alasannya, penembakan bukan solusi menyelesaikan masalah Papua. Semua pihak harus menahan diri. Penembakan justru menambah rumit masalah Papua dan mengorbankan masyarakat.

Anggota TNI berpangkat prajurit satu berinisial SN, meninggal usai ditembak kelompok bersenjata di sekitar pasar Sinak, Senin sekitar pukul 10.00 WP.

Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih, Kol Inf Muh Aidi mengatakan, korban ditembak ketika akan membeli kebutuhan sehari-hari di pasar Sinak, bersama beberapa rekannya.

“Penembakan terjadi ketika korban terpisah dari rekan-rekannya. Korban diserang sekitar lima orang bersenjata parang dan pistol hingga terluka dan meninggal dunia. Pistol yang dibawa korban dirampas pelaku,” ujar Kol Inf Muh Aidi.

Meski sempat terjadi kontak senjata antara anggota TNI dengan pelaku, namun kelompok bersenjata itu berhasil kabur ke arah Kampung Akenggeng. (*)

loading...

Sebelumnya

Ditanya warga terkait pansus Tembagapura, Legislator: Kami malu

Selanjutnya

KPU serahkan berkas, Ketua DPRP: Polemik Pilgub Papua berakhir

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 33940x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18112x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17254x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe